Konflik Palestina dan Israel
Netanyahu Makin Terpojok, Singapura Ancam Sanksi Israel Bila Lanjutkan Genosida
Singapura akan menentang setiap langkah Israel yang berusaha melemahkan solusi dua negara
Singapura akan menentang setiap langkah Israel yang berusaha melemahkan solusi dua negara
PROHABA.CO - Pemerintah Singapura sepertinya tidak main-main dan akan mengambil langkah tegas.
Singapura yang dikenal sebagai "Kota Singa" itu, siap mempertimbangkan kembali posisinya terkait pengakuan negara Palestina jika situasi konflik di Gaza terus memburuk.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, dalam sidang parlemen, Senin (22/9/2025).
Dalam pernyataannya, Balakrishnan menekankan bahwa Singapura akan menentang setiap langkah Israel yang berusaha melemahkan solusi dua negara.
Ia menolak keras segala bentuk aneksasi sepihak atas wilayah pendudukan yang dianggap sebagai “pelanggaran nyata hukum internasional”.
"Operasi militer Israel, yang baru-baru ini semakin intensif di Kota Gaza, telah memperburuk penderitaan warga sipil tak berdosa yang berkepanjangan dan menyedihkan. Ini tidak dapat diterima," ujar Balakrishnan.
Baca juga: Israel Ungkap Puluhan Ribu Tentara IDF Direhabilitasi, 26.000 Sakit Mental
Baca juga: Dua Menteri Israel Dilarang Masuk ke 5 Negara Sekutu AS, Washington Marah dan Murka
"Kami menyerukan kepada pemerintah Israel untuk menghentikan pembangunan dan perluasan permukiman.
Kami menentang upaya yang terus-menerus dilakukan untuk menciptakan fakta-fakta baru di lapangan yang merusak prospek solusi dua negara," imbuhnya.
Sebagai bentuk langkah konkret, Singapura akan menjatuhkan sanksi terhadap para pemimpin kelompok pemukim sayap kanan radikal dan organisasi yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Detail sanksi tersebut belum dirinci, namun berdasarkan praktik diplomasi internasional, sanksi yang dimaksud biasanya mencakup larangan perjalanan, pembekuan aset, hingga pembatasan akses keuangan.
Baca juga: Tiga Negara Besar Ini Muak dengan Israel yang Terus Lakukan Genosida di Gaza
Dengan demikian, individu atau kelompok yang terlibat dalam aksi kekerasan tidak dapat menggunakan Singapura sebagai tempat aman untuk menyimpan dana atau melakukan aktivitas bisnis.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Singapura konsisten mendukung hukum internasional dan solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik Israel–Palestina.
Empat sekutu AS resmi akui Palestina
Adapun pernyataan Singapura muncul setelah Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal yang merupakan sekutu Amerika Serikat secara resmi mengakui negara Palestina sebagai negara berdaulat.
Singapura ancam Israel
Negara Palestina
solusi dua negara
Singapura
Menteri Luar Negeri Singapura
Vivian Balakrishnan
Sekutu Amerika Serikat
Genosida
Genosida di Gaza
| Israel Ungkap Puluhan Ribu Tentara IDF Direhabilitasi, 26.000 Sakit Mental |
|
|---|
| Israel Bunuh Ratusan Warga Gaza Saat Antre Bantuan, 28 Negara Kutuk Israel |
|
|---|
| Sejak Perang Gaza, 12 Persen Tentara Zionis Stres Berat dan 43 Orang Lebih Dilaporkan Bunuh Diri |
|
|---|
| Menteri Smotrich Berjoget Tepat di Hari Para Tentara IDF Tewas, Publik Israel Murka |
|
|---|
| Ada 48 Perusahaan Bantu Pendudukan Israel di Gaza, Diungkap oleh Pelapor PBB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Singapura-akan-memberi-sanksi-terhadap-Israel.jpg)