Minggu, 12 April 2026

Kriminal

Orang Tua Terima Pesan Berantai Isu Penculikan Anak

Sebuah foto tangkap layar status WhatsApp membuat sejumlah ibu-ibu di Bandar Lampung panik. Foto itu bernarasi tentang peristiwa penculikan anak ...

Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
Foto: Istimewa
Tangkapan layar potongan pesan WhatsApp yang menyebut anak di Lamung diculik. 

PROHABA.CO, LAMPUNG - Sebuah foto tangkap layar status WhatsApp membuat sejumlah ibu-ibu di Bandar Lampung panik.

Foto itu bernarasi tentang peristiwa penculikan anak di salah satu sekolah dasar di wilayah Kecamatan Sukarame.

Foto yang telah beredar secara berantai di grup orang tua sekolah dasar itu pada kalimat awal bertulis pesan agar orang tua waspada, khususnya yang anaknya masih sekolah.

“Assalamualaikum Ibu2 Yg masih mempunyai Anak atau cucu usia Balita dan SD utk BERHATI-HATI dan SIAGA menjaga Anak / Cucu nya ketika sedang SEKOLAH atau BERMAIN,” isi pesan tersebut.

Kemudian pesan selanjutnya foto itu menuliskan peristiwa tentang penculikan anak yang terjadi di SD 1 Way Dadi, Kecamatan Sukarame.

Baca juga: Dituduh Penculik Anak, Wanita di Sorong Tewas Dibakar Hidup-hidup

“hari ini ada KEJADIAN terhadap SISWA SD Kls 3 dan kls 1 di SDN 1 WAYDADI Sukarame Bandar Lampung nyaris DICULIK org tak dikenal dg mengendarai MOBIL WARNA MERAH berbaju HITAM (3 ORANG),” isi pesan tersebut.

Pesan di dalam foto itu juga menyebutkan modus yang digunakan dalam peristiwa penculikan itu.

“modusnya : Menawarkan permen pada anak2 tsb dg pintu mobil Tetap TERBUKA,nah untungnya ada yg melihat 3 org tsb,lgsg di tegor,terus Kabur lgsg mobil tdb,” isi pesan itu.

Akibat narasi dalam foto yang sudah beredar secara masih itu, sejumlah ibu-ibu merasa panik dan menyangka bahwa penculikan anak telah merambah di Bandar Lampung.

“Ya jelas khawatir, anak saya masih kelas 1 SD, takutnya benar kejadian, soalnya sekolah anak saya pas di pinggir jalan raya,” kata Nila Yustisia (32) warga Bandar Lampung saat dihubungi, Sabtu (28/1/2023).

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan pihaknya sudah melakukan kroscek ke sekolah yang dimaksud.

Baca juga: Anggaran Kemiskinan Rp 500 T Habis untuk Studi Banding

Baca juga: Tiga Pelanggar Syariat Islam di Aceh Besar Dihukum Cambuk

“Kita sudah datangi sekolah itu dan bertemu dengan kepala sekolah, info penculikan anak itu tidak benar atau hoaks,” kata Warsito.

Menurut Warsito, berdasarkan keterangan Kepala Sekolah SDN 1 Way Dadi Yulisa Ramania, pesan itu beredar pertama kali dari salah satu orang tua siswa berinisial ER. Namun narasi awal tidak menyebutkan ada penculikan anak di SDN itu.

“Dari yang bersangkutan (ER) diketahui mulanya ia mendapatkan pesan suara dari kerabatnya agar berhati-hati menjaga anak.

Dalam pesan itu menyebutkan nama anak dari ER,” kata Warsito.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved