Minggu, 26 April 2026

Video

Nasib Masyarakat Aceh di Turki Pasca Gempa

Dua orang mahasiswa Aceh yang berada di wilayah pusat gempa Turki itu, sempat mengungsi pasca-gempa dahsyat kemarin.

Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty

PROHABA.CO -- Ketua Ikatan Masyarakat Aceh Turki (IKAMAT), Muhammad Akbar Angkasa menyampaikan ada dua mahasiswa asal Aceh di Kahramanmaraş yang jadi pusat gempa Turki.

Mereka merupakan dua orang dari total lebih kurang 130 masyarakat Aceh yang ada di seluruh Turki.

Kepada Serambinews.com, Muhammad Akbar mengatakan, dua orang mahasiswa Aceh yang berada di wilayah pusat gempa Turki itu, sempat mengungsi pasca-gempa dahsyat kemarin.

Meski demikian, kedua mahasiswa asal Aceh tersebut dipastikan dalam keadaan baik.

Baca juga: Haru, Momen Seorang Kakak Lindungi Kepala Adiknya dari Reruntuhan Gempa

Akbar menambahkan, masyarakat yang terdampak gempa khususnya WNI dan warga asal Aceh di sana membutuhkan berbagai peralatan.

Terlebih Turki saat ini sedang berada pada musim dingin, sehingga uluran tangan dunia sangat diharapkan membantu para korban di sana.

Pihaknya menyebutkan mereka di sana sangat membutuhkan peralatan seperti kasur, tenda keluarga, alat penghangat dan kompor mini.

Akbar menuturkan, Turki mendeklarasikan hari berduka selama tujuh hari dan merupakan hari berduka terpanjang dalam sejarah republik tersebut.

Baca juga: Kondisi Masjid Hagia Sophia Saat Gempa Turki

Seluruh NGO Turki dan dunia bergotong royong saling membantu para korban.

Akbar mengungkapkan, hingga saat ini diketahui sudah ada 65 negara dan 2.660 relawan yang turun ke lapangan.

Sementara update terbaru per Selasa (7/2/2023) siang, tercatat sudah hampir 5.000 korban meninggal dunia akibat gempa Turki dan Suriah.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved