Minggu, 19 April 2026

Kriminal

Terbongkar, Isi Percakapan dalam Kasus Tewasnya Pemuda Deli Serdang

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji, membeberkan isi percakapan pemicu tawuran yang menewaskan M Arifin (25) dengan luka akibat senjata

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/DEWANTORO
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi dan Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Agus S memaparkan pengungkapan tawuran di Tanjung Morawa yang menewaskan seorang pria pada Senin (13/2/2023) dinihari di Mapolresta Deli Serdang, Rabu (15/2/2023) siang. Barang bukti senjata tajam dihadirkan dalam konferensi pers tersebut. 

PROHABA.CO, MEDAN - Saling ejek melalui WhatsApp (WA) dan Instagram menjadi pemicu tawuran yang menewaskan seorang pemuda pada Senin (13/2/2022) dini hari.

Bahkan, polisi menjadi sasaran caci maki.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji, membeberkan isi percakapan pemicu tawuran yang menewaskan M Arifin (25) dengan luka akibat senjata tajam di bagian dada.

"Saya sudah baca isi chattingan mereka dan di dalam juga ada mencaci maki polisi dan ada imbauan untuk ketemu.

Ada parang tidak, itu di dalam.

(Ada yang) memantau polisi," katanya di Mapolresta Deli Serdang, Rabu (15/2/2023).

Irsan mengungkapkan, dari percakapan yang memanas di WhatsApp dan Instagram itu, kedua kelompok bertemu di tempat kejadian di Jalan Daluh 10, Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Baca juga: Pria yang Ngaku Panglima Perang Tawuran di Belawan Ditangkap

Saat itu, kelompok pelaku datang ke lokasi sekitar sepuluh orang.

Sedangkan kelompok korban ada sekitar 15 orang.

Dari sepuluh orang dari kelompok pelaku, pihak kepolisian menetapkan lima orang menjadi tersangka.

Kelima orang ini memiliki peran masing-masing.

"Jadi dari 5 tersangka ini, ada yang berperan menyiapkan alat, menganjurkan, mengajak ada pada mereka semua," katanya.

Mengenai korban, hasil analisis yang dilakukan, diduga merupakan ketua salah satu kelompok yang terlibat tawuran.

"Kalau bisa dibilang si korban ini adalah ketua dari salah satu kelompok remaja ini.

Analisis kami karena dia yang lebih dewasa, dia berani maju ke depan saat yang lain hanya lempar dan caci maki.

Baca juga: 5 Pemuda Bersenjata Tajam Dibekuk Petugas Gabungan saat Akan Diduga Tawuran

Baca juga: Selebgram yang Live Vulgar Diamankan Polda Bengkulu

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved