Senin, 13 April 2026

Ledakan di Ponggok Blitar, 4 Orang Tewas, 25 Rumah Rusak

Polisi menyebutkan, sumber ledakan berasal dari satu rumah milik pria bernama Darman yang telah hancur dan rata dengan tanah akibat ledakan tersebut.

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/ASIP HASANI
Rumah Darman (65), warga Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, hancur rata dengan tanah akibat ledakan yang diduga berasal dari peledak petasan, Senin (20/2/2023). 

PROHABA.CO, BLITAR - Sebuah ledakan hebat terjadi di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (19/2/2023) malam, sekitar pukul 22.30 WIB.

Polisi menyebutkan, sumber ledakan berasal dari satu rumah milik pria bernama Darman yang telah hancur dan rata dengan tanah akibat ledakan tersebut.

Darman merupakan salah satu korban jiwa akibat ledakan itu sendiri.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono mengatakan, pihaknya memperkirakan ada 4 korban meninggal dunia dan 6 luka akibat ledakan tersebut.

"Satu korban sekaligus pemilik rumah meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Sementara tiga korban lainnya masih tertimbun di reruntuhan rumah dan meninggal dunia, karena ada potongan-potongan bagian tubuh yang ditemukan," kata Argo, Senin (20/2/2023).

Sementara, hingga saat ini telah terdata 6 orang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.

Argo menambahkan, ledakan itu juga mengakibatkan 25 rumah yang ada di sekitar pusat ledakan rusak, mulai kerusakan parah hingga ringan.

Baca juga: 3 Korban Ledakan di Blitar Dimakamkan Satu Liang Lahad

Penyebab ledakan, kata Argo, kuat dugaan berasal dari bubuk bahan peledak mercon atau petasan.

Dugaan itu didasarkan pada keterangan warga sekitar bahwa pemilik rumah sumber ledakan biasa membuat mercon saat menjelang bulan Ramadhan.

"Di lokasi juga tercium bau belerang menyengat," ujarnya.

Dikatakan ledakan itu menyebabkan empat korban tewas dan puluhan rumah rusak.

Regu penyelamat saat ini sedang berupaya menemukan tiga orang yang tertimbun reruntuhan rumah.

AKBP Argowiyono juga menerangkan tiga korban yang diyakini masih tertimbun reruntuhan rumah adalah Aripin, Widodo, dan Wawa.

Satu korban lainnya adalah Darman, pemilik rumah yang menjadi sumber ledakan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved