Tahukah Anda
Apa Perbedaan Psikopat dan Sosiopat?
Meski istilah sosiopat dan psikopat sering digunakan secara bergantian dan mungkin tumpang tindih, masing-masing memiliki garis perbedaan yang jelas.
PROHABA.CO - Banyak dari kita yang menduga bahwa psikopat dan sosiopat memiliki sifat yang sama.
Sosiopat adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tampaknya tidak memiliki hati nurani, penuh kebencian, atau layak dibenci.
Sedangkan istilah psikopat digunakan untuk menunjukkan sosiopat yang lebih berbahaya, seperti pembunuh berantai.
Meski istilah sosiopat dan psikopat sering digunakan secara bergantian dan mungkin tumpang tindih, masing-masing memiliki garis perbedaan yang jelas.
Misalnya, sosiopat adalah istilah tidak resmiuntuk gangguan kepribadian antisosial (APD), sementara psikopat bukanlah diagnosis resmi dan tidak dianggap sebagai APD.
Sosiopat vs psikopat Dilansir dari Verywell Mind, psikopat diartikan sebagai orang dengan sedikit atau tanpa hati nurani, tetapi mampu mengikuti konvensi sosial jika sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sosiopat memiliki kemampuan terbatas untuk merasakan empati dan penyesalan.
Mereka juga lebih cenderung lepas kendali dan bereaksi keras ketika dihadapkan pada konsekuensi tindakan mereka.
Baca juga: Perbedaan Khas antara Gejala Leukimia dengan Hemofilia
Sosiopat Mereka tidak peduli bagaimana perasaan orang lain.
Berperilaku pun dengan cara marah dan impulsive.
Ciri lainnya rawan amarah.
Jadi, kenali apa yang mereka lakukan, tetapi rasionalkan perilaku mereka.
Mereka juga tidak dapat mempertahankan pekerjaan biasa dan kehidupan keluarga.
Dapat membentuk keterikatan emosional, tetapi sulit.
Seorang psikopat berpurapura peduli.
Mereka juga menunjukkan perilaku berhati dingin dan gagal mengenali kesulitan orang lain.
Ciri lainnya adalah memiliki hubungan yang dangkal dan palsu.
Mereka juga mempertahankan kehidupan normal sebagai kedok untuk aktivitas criminal, tetapi gagal membentuk keterikatan emosional yang tulus.
Baca juga: Tim Labfor Polda Sumut akan Olah TKP Dugaan Bom Molotov di Waduk
Willem HJ Martens berpendapat dalam artikel "The Hidden Suffering of the Psychopath" menyatakan bahwa psikopat terkadang menderita rasa sakit emosional dan kesepian.
Sebagian besar dari mereka menjalani kehidupan yang penuh luka dan ketidakmampuan untuk memercayai orang lain, tetapi seperti setiap manusia lainnya, mereka juga ingin dicintai dan diterima.
Namun, perilaku mereka sendiri membuat penerimaan ini sangat sulit dan sebagian besar menyadarinya.
Beberapa orang merasa sedih dengan tindakan yang tidak dapat mereka kendalikan karena mereka tahu hal itu semakin mengisolasi mereka dari orang lain.
Lalu, apakah sosiopat dan psikopat bawaan dari lahir?
Melansir Verywell Health, para peneliti percaya bahwa genetika memainkan peran penting dalam perkembangan gangguan kepribadian antisosial.
Beberapa peneliti telah menekankan aspek biologi sebagai penyebab psikopat dan faktor lingkungan sebagai penyebab sosiopat.
Ini menunjukkan bahwa beberapa psikopat mungkin "terlahir seperti itu", tetapi sosiopat mungkin lebih dibentuk oleh lingkungan mereka.
Baca juga: Seram, Selalu Dengar Raungan Harimau, Petani Tak Berani ke Kebun
Sosiopat Ada faktor genetik, biologis, dan lingkungan yang berkontribusi terhadap gangguan kepribadian antisosial, termasuk sosiopat dan psikopat.
Namun, mungkin ada perbedaan relatif dalam pengaruh faktor-faktor ini.
Penyebab pasti sosiopat tidak dipahami dengan baik, tetapi diyakini bahwa lingkungan seseorang, masa kecil mereka dan cara mereka diasuh, mungkin memainkan peran yang lebih besar.
Psikopat Psikopat dikaitkan dengan disfungsi di area otak, yang disebut amigdala, yang bertanggung jawab atas kemampuan seseorang untuk bereaksi dengan tepat terhadap peristiwa yang berpotensi berbahaya atau mengancam.
Bagian otak ini juga membantu mengatur emosi.
Perubahan pada struktur dan fungsi bagian otak tertentu, seperti korteks prefrontal, korteks temporal, dan struktur paralimbik, telah diidentifi kasi pada orang dengan psikopat.
Namun, lingkungan juga diyakini berperan dalam membentuknya.
(Kompas. com)
Baca juga: Mengenal Fenomena Solstis 21 Desember dan Perbedaan dengan Solstis Juni
Baca juga: Perbedaan Badak Sumatera dan Badak Jawa: Ciri-Ciri, Habitat dan Perilaku
Baca juga: dr. Ronald Jonathan Msc, DTM&H Sampaikan Perbedaan HIV dan AIDS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-Apa-Perbedaan-Psikopat-dan-Sosiopat.jpg)