Minggu, 31 Mei 2026

Luar Negeri

10 Pesawat Cina Lintasi Garis Batas Selatnya

Sembilan jet tempur Cina dan satu drone militer melintasi garis median dalam 24 jam hingga pukul 6 pagi pada hari Sabtu (1/4/2023), kata kementerian

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AFP/HECTOR RETAMAL)
Helikopter militer Cina melintas di pulau Pingtan dan disaksikan para turis pada Kamis (4/8/2022). Pulau Pingtan adalah wilayah Cina yang terdekat dengan Taiwan. Cina menggelar latihan militer setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan. 

PROHABA.CO, TAIPEI - Sepuluh pesawat Cina melintasi garis median Selat Taiwan, yang biasanya merupakan penghalang tidak resmi antara kedua negara.

Ini disampaikan kementerian pertahanan Taiwan pada Sabtu (1/4/2023), saat Beijing melanjutkan aktivitas militernya di dekat pulau itu.

Sembilan jet tempur Cina dan satu drone militer melintasi garis median dalam 24 jam hingga pukul 6 pagi pada hari Sabtu (1/4/2023), kata kementerian itu dalam laporan hariannya tentang kegiatan militer Cina.

Dilansir dari Reuters, Taiwan mengirim pesawat untuk memperingatkan pesawat Cina, sementara sistem rudal memantau mereka, kata kementerian itu, menggunakan kata-kata standar untuk tanggapannya.

Taiwan, yang diklaim Cina sebagai wilayahnya sendiri meskipun pulau itu keberatan, telah mengeluh dalam beberapa tahun terakhir tentang misi yang dilakukan hampir setiap hari oleh angkatan udara Cina di dekat pulau yang diperintah secara demokratis, seringkali di bagian barat daya zona identifikasi pertahanan udaranya.

Baca juga: AS Tembak Balon Mata-Mata Cina, Cina Kecam AS

Baca juga: Dwigol Lewandowski Bawa Barca Pesta Gol Lawan Elche

Baca juga: Korea Utara Uji Coba Drone Bawah Air, Memiliki Kemampuan Nuklir

Beijing telah mengancam pembalasan yang tidak ditentukan jika Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, yang sekarang bepergian ke Amerika, harus bertemu dengan Ketua Dewan Perwakilan AS Kevin McCarthy.

Dia diperkirakan akan bertemu dengannya di Los Angeles dalam perjalanan kembali ke Taipei bulan ini dari Amerika Tengah.

Cina mengadakan latihan perang di sekitar Taiwan pada bulan Agustus setelah Ketua Nancy Pelosi saat itu mengunjungi Taipei, dan melanjutkan kegiatan militer di dekat Taiwan, meskipun dalam skala yang lebih kecil.

Seorang pejabat senior Taiwan yang mengetahui perencanaan keamanan pulau itu mengatakan bahwa Cina tidak mungkin mengulangi latihan besar seperti itu.

Tetapi semua persiapan telah dilakukan jika China bereaksi tidak rasional. Secara terpisah, sembilan pesawat Cina melintasi garis median melakukan patroli kesiapan tempur.

Ini jadi sebuah langkah yang dikatakan kementerian pertahanan Taiwan telah sengaja menciptakan ketegangan dan merusak perdamaian dan stabilitas..

(kompas.com)

Baca juga: Jack Ma Muncul Lagi di Cina Setelah Setahun Lebih Menghilang

Baca juga: Korea Utara Eksekusi 3 Siswa SMA karena Distribusikan Drama Korea

Baca juga: Korut Nyatakan Perang jika Uji Coba Rudal Ditembak

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved