Tahukah Anda
Hampir 2/3 Habitat Gajah di Seluruh Asia Hilang
Gajah Asia terdaftar sebagai satwa yang terancam punah. Gajah Asia ditemukan di 13 negara di benua Asia, dan sayangnya menurut peneliti habitat hutan
PROHABA.CO - Setidaknya, hampir dua pertiga habitat gajah di seluruh Asia telah hilang.
Tentu saja, penyusutan habitat ini karena ulah tangan manusia menggunduli hutan.
Gajah Asia sekarang termasuk ke dalam hewan yang terancam punah.
Sejak tahun 1700-an peneliti mengungkapkan bahwa habitat mereka terkikis sebesar 64 persen (setara 3,3 juta kilometer persegi) di 13 negara.
Angka ini sangat mengkhawatirkan.
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa gajah telah kehilangan hampir dua pertiga habitatnya di seluruh Asia.
Hal tersebut akibat penggundulan hutan selama ratusan tahun dan meningkatnya penggunaan lahan oleh manusia untuk pertanian dan infrastruktur.
Gajah Asia terdaftar sebagai satwa yang terancam punah.
Gajah Asia ditemukan di 13 negara di benua Asia, dan sayangnya menurut peneliti habitat hutan dan padang rumput mereka telah terkikis lebih dari 64 persen atau setara dengan 3,3 juta kilometer persegi daratan sejaktahun 1700.
Hilangnya habitat dalam skala besar ini pada akhirnya juga meningkatkan potensi konflik antara gajah dan manusia.
Baca juga: Gajah Liar Kembali Rusak Kebun dan Tanaman Sawit Warga di Subulussalam
Baca juga: Dinyatakan Punah 70 Tahun Lalu, Cheetah Muncul Lagi di Hutan India
"Kekhawatiran saya adalah kita akan mencapai titik kritis di mana budaya nonkonfrontasi satu sama lain digantikan oleh budaya antagonisme dan kekerasaan oleh kedua spesies.
Kita harus meredakan situasi tersebut," kata Shermin de Silva, ahli biologi dan ilmuwan konservasi dari University of California, San Diego.
Habitat gajah yang hilang Mengutip CNN, Selasa (2/4/2023) studi menemukan bahwa penurunan terbesar habitat gajah terjadi di Cina, di mana 94 persen lahan hilang antara tahun 1700 hingga 2015.
Kemudian diikuti oleh India yang kehilangan 86 persen habitat gajah.
Sementara itu, lebih dari separuh habitat gajah yang cocok telah hilang di Bangladesh, Thailand, Vietnam, dan Sumatera di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Konflik-gajah-dan-manusia-bagaikan-tanpa-akhir.jpg)