Kamis, 9 April 2026

Berita Pidie

Petani di Pidie Dibacok, Tersangka Lari ke Hutan

Seorang petani bernama Mawardi (38), warga Gampong Dayah Andeue, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, menjadi korban pembacokan saat pulang dari kebun.

Penulis: Redaksi | Editor: Muliadi Gani
FOR SERAMBINEWS.COM
Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali SIK 

PROHABA.CO, SIGLI - Seorang petani bernama Mawardi (38), warga Gampong Dayah Andeue, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, menjadi korban pembacokan saat pulang dari kebun.

Tubuhnya luka-luka.

Luka bacok yang dialami pemuda itu sangat serius di bagian kepala, punggung, dan tangan hingga jarinya nyaris putus.

Selain itu, terdapat luka tusuk di bagian perut korban.

“Korban masih kritis sehingga harus dirujuk ke Banda Aceh.

Kondisi korban belum membaik, kita belum bisa meminta keterangan,” kata Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali SIK, kepada Prohaba, Rabu (17/5/2023).

Saat ini korban telah dirujuk ke dr RSZU Banda Aceh, Selasa (16/5/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut Kapolres Pidie, saat ini belum diketahui penyebab Mawardi dibacok karena pelakunya belum tertangkap.

Tersangka pelaku yang telah dikantongi polisi identitasnya, diperkirakan lari ke hutan seusai membacok korban.

Polisi bersama masyarakat telah menguber tersangka pelaku dengan masuk hutan, tapi belum berhasil ditangkap.

Sepmor Mawardi korban pembacokan saat pulang dari kebun warga Gampong Dayah Andeu, Kecamatan Mila, Pidie.
Sepmor Mawardi korban pembacokan saat pulang dari kebun warga Gampong Dayah Andeu, Kecamatan Mila, Pidie. (For Serambinews.com)

Baca juga: Petani di Pidie Dibacok, Korban Dirujuk ke Banda Aceh, Pelaku Melarikan Diri

Baca juga: Santri Disekap dan Disodomi Pria Beristri, Pelaku Sebut untuk Cari Fantasi

Baca juga: BEREH, Suami Selamatkan Istri Dalam Kobaran Api di Lhokseumawe

“Kita akan terus cari pelaku hingga tertangkap.

Kita pastikan pelaku masih berkeliaran di dalam hutan dan belum ke luar,” kata Imam Asfali.

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi warga bahwa pembacokan itu salah sasaran terhadap korban.

Sebenarnya ada korban lain yang menjadi sasaran dari pelaku.

“Itu keterangan sementara dari masyarakat,” jelas Kapolres Imam Asfali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved