Minggu, 31 Mei 2026

Polisi Tutup Penyelidikan Kematian Pelajar SMP Athirah Makassar

Pihak keluarga pelajar SMP Athirah Makassar berinisial BNY (15), yang tewas lantaran melompat dari lantai 8 sekolahnya, merespons usai polisi ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Kompas.com/Reza Rifaldi
Paman BNY yakni Andy Setiadi saat memberikan keterangan kepada awak media di bilangan Jalan A P Pettarani, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (3/6/2023) malam 

PROHABA.CO, MAKASSAR - Polrestabes Makassar menghentikan penyelidikan kasus kematian BNY (15), siswa SMP Athirah Kota Makassar, Sulsel yang terjatuh dari lantai 8 gedung sekolah, pada Rabu (24/5) lalu.

Pihak keluarga pelajar SMP Athirah Makassar berinisial BNY (15), yang tewas lantaran melompat dari lantai 8 sekolahnya, merespons usai polisi menghentikan penyelidikan kematian siswa kelas VIII tersebut.

Paman BNY, yakni Andy Setiadi mengatakan, pihak keluarga telah menerima atas proses penghentian penyelidikan yang dilakukan polisi.

Andy pun berterima kasih atas kinerja keras polisi dalam mengusut kematian BNY.

“Dari pihak keluarga sebelumnya banyak berterima kasih dan mengapresiasi dari pihak kepolisian dengan kerja kerasnya untuk mengusut, menyelidiki kasus meninggalnya keponakan kami BNY,” kata Andy kepada awak media ditemui di bilangan Jalan A P Pettarani, Kota Makassar, Sulsel. Sabtu (3/6/2023).

Namun, Andy Setiadi mengungkapkan, pihak keluarga BNY yakin bahwa ada unsur kelalaian dari pihak sekolah Athirah Makassar.

“Dari press rilis Kapolrestabes, dari pihak keluarga meyakini adanya kelalaian dari pihak sekolah, maka dengan itu kami pihak keluarga akan meminta pertanggungjawaban dari pihak sekolah tentang kelalaian ini yang mengakibatkan keponakan kami meninggal,” ucapnya.

Kelalaian yang disebut Andy Setiadi, di antaranya pihak sekolah disebut kerap melihat BNY berada di atas rooftop lantai 8.

Baca juga: Seorang Remaja Lompat dari Lantai 3 Mall

Baca juga: Bulan Madu Ke Pulau Dewata, Sahrul Gunawan Ungkap Akan Tambah Momongan Lagi

Baca juga: Kabar Terbaru! Inge Anugrah Ogah Rujuk Dengan Ari Malah Bantah Balik Tentang Hak Asus Anak

Padahal, di lokasi itu bukan diperuntukkan untuk para siswa.

“Seperti pihak sekolah sering melihat BNY ada di rooftop berarti ini kelalaian pihak sekolah karena kenapa sudah sering melihat tapi tidak memberikan pengamanan, seperti sekuriti untuk menjaga, ketika tidak dilakukan penjagaan maka akan ada korban berikutnya,” bebernya.

Untuk diketahui, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar kini menghentikan penyelidikan ihwal kematian siswa SMP Athirah Makassar berinisial BNY (15).

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, penghentian penyelidikan terkait kematian siswa kelas VIII itu berdasarkan hasil pemeriksaan puluhan saksi dan rekaman CCTV yang tidak ditemukannya unsur pidana.

“Saat ini, dari hasil proses penyelidikan tidak ditemukan unsur pidana, hasil pemeriksaan kita dapatkan korban melompat bunuh diri.

Penghentian penyelidikan karena tidak ada unsur pidana,” kata Ngajib kepada awak media saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jumat (2/6/2023).

Ngajib juga menjelaskan bahwa proses penyelidikan kematian BNY juga melibatkan orangtua BNY sendiri.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved