Jumat, 22 Mei 2026

Kriminal

Suami Istri Tewas di Ruang Karaoke, Leher Terjerat Kabel

“Korban pertama kali ditemukan di ruang karaoke pribadi dalam rumah oleh anak perempuanya,” terang Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto di lokasi

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
THINKSTOCK
Ilustrasi meninggal 

PROHABA.CO, TULUNGAGUNG - Pasangan suami istri di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur ditemukan tewas, diduga akibat dibunuh, Kamis (29/06/2023).

Korban tewas dengan kondisi mengenaskan, di ruang karaoke pribadinya.

Diketahui, korban tewas berinisial SH (57), dan istrinya berinisial NR (49), warga Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

Kedua korban pertama ditemukan oleh anaknya berinisial NB (22), Kamis (29/06/2023), sekitar pukul 17.00 WIB setelah sebelumnya dicari di sekitar rumah.

“Korban pertama kali ditemukan di ruang karaoke pribadi dalam rumah oleh anak perempuanya,” terang Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto di lokasi kejadian, Kamis (29/6/2023).

Awalnya, anak perempuan korban NB sejak Kamis (29/06/2023) pagi, mencari orangtuanya.

NB juga sempat menghubungi orangtuanya melalui telepon genggam namun tidak diangkat.

Karena tidak kunjung mengetahui kabar serta keberadaan orangtuanya, NB kembali mencarinya.

Baca juga: Persoalan Batu Akik Renggut Nyawa Pasutri di Tulungagung

Ketika NB membuka pintu ruang karaoke pribadi yang letaknya terpisah dengan bangunan utama, ia melihat kedua orangtuanya tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan.

“Sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (29/06/2023) anak perempuan kembali mencari korban, dan betapa terkejutnya orangtuanya sudah tak bernyawa di ruang karaoke pribadi rumahnya,” ujar Eko Hartanto.

Selanjutnya, NB memberi tahu tetangga, dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Berdasar laporan tersebut, tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung menuju ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Selain olah TKP, kami juga menggali keterangan sejumlah saksi,” ujar Eko Hartanto.

Setelah dilakukan penyelidikan sementara dan olah TKP di lokasi, diduga korban meninggal dunia akibat dibunuh.

Hal tersebut dikuatkan dengan adanya tanda-tanda kekerasan di beberapa bagian tubuh korban.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved