Kriminal
Dua Jambret Gunakan Sabu Saat Beraksi, Satu Ditembak di Kaki Melawan Petugas
Dua pelaku jambret tersebut Masduki Fadli (26), warga Sampang, dan Moh Hasin (36) warga Bangkalan, Madura. Satu di antaranya terpaksa ditembak kaki
PROHABA.CO, SURABAYA - Dua jambret sadis yang biasa beroperasi di Surabaya dibekuk.
Sebelum beraksi, mereka kerap mengonsumsi sabu.
Dua pelaku jambret tersebut Masduki Fadli (26), warga Sampang, dan Moh Hasin (36) warga Bangkalan, Madura.
Satu di antaranya terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan polisi saat ditangkap.
Para residivis tersebut, mengaku mengonsumsi sabu atau nyabu sebelum beraksi di jalanan.
Mereka sudah masuk radar daftar pencarian orang (DPO).
Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan, petugas melihat pergerakan mencurigakan dari pelaku ketika melakukan patroli di Jalan Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo.
“Kedua tersangka membawa sajam (senjata tajam) pisau penghabisan.
Baca juga: Residivis Kambuhan Kembali Berulah & Ditangkap Polisi, Kali Ini Jambret Tas Wanita di Kota Kendari
pelaku menuju Jalan Kejawan Putih Tambak pada pukul 02.00 WIB,” kata Sholeh di Mapolsek Sukolilo, Minggu (13/8/2023).
Ketika itu, Sholeh menduga kedua pelaku sudah mengetahui tengah diintai petugas.
Sebab, mereka terlihat beberapa kali berbelok ke toko kelontong dan tidak membeli apapun.
“Pelaku beberapa kali berhenti dan masuk di warung dan rumah kos di sekitar Gebang Putih dan Gebang Lor.
Anggota sempat dua kali kehilangan jejak,” jelasnya. Kemudian, polisi tidak lagi membuang banyak waktu ketika melihat keduanya berhenti di sebuah toko.
Sejumlah petugas langsung menghampiri mereka untuk menangkapnya.
“Namun, kedua pelaku melakukan perlawanan dan bergumul (melakukan perlawanan) dengan anggota sekitar lima menit,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Dua-jambret-asal-Madura-saat-di-Mapolsek-Sukolilo.jpg)