Kriminal
Dosen UIN Solo Tewas Dibunuh Kuli Bangunan, Pelaku Sakit Hati
Pihak yang berwajib sudah menangkap si pelaku pembunuhan dosen UIN Solo, yang bernama Wahyu Dian Silviani yang berumur 34 tahun.
"Ada teman yang mau mengecek rumah dari tadi tidak bisa, lalu meminta kunci ke saya, karena rumah ini kan masih dalam perawatan saya," jelas dia.
Indriyono lantas memberikan kunci rumah tersebut kepada teman korban.
Saat mendapati korban tewas, saksi juga melihat ada bercak darah.
"Dari keterangan temannya, W ditemukan sudah ada bercak darahnya."
"Perasaan saya sudah gak enak, saya ketuk-ketuk pintunya saya panggil-panggil tidak ada respons," tandasnya.
Ia semakin curiga saat melihat bawah kasur rumah itu ada bercak darah.
"Ada bau anyir darah," tambahnya.
Ditemukan sejumlah luka di tubuh korban
Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.
"Indikasi memang ada kekerasan dan ada beberapa luka di bagian kepala, namun saat ini masih pendalaman," ucap Sigit.
Sigit menjelaskan, luka itu ditemukan di bagian kepala korban, berupa sayatan di bagian pipi sebelah kanan.
Baca juga: Dipicu Dendam, Penjual Nasi Bebek di Sidoarjo Dibunuh
Jenazah dimakamkan
Kini, jenazah korban pun telah disemayamkan, Jumat (25/8/2023) siang.
Sekira pukul 10.00 WIB, jenazah korban telah tiba di rektorat UIN Raden Mas Said Surakarta untuk disalatkan.
Saat tiba di rektorat, pihak kampus yang juga didampingi keluarga korban membacakan riwayat hidup korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kiri-Wahyu-Dian-Silviani-dosen-UIN-Raden-Mas-Said-Surakarta-Kanan-Pelaku-pembunuh.jpg)