Minggu, 12 April 2026

Tahukah Anda

Bagaimana Cara Sel-Sel Otak Mengirim Pesan, Berikut Penjelasannya

Dalam sepersekian detik, otak kita dapat memunculkan pikiran, merasakan sensasi, dan merespons segala yang kita lihat. Semburan aktivitas otak

Editor: Muliadi Gani
PEXELS/MEO
ilustrasi otak manusia, berpikir 

PROHABA.CO - Otak adalah mosaik yang terdiri dari berbagai jenis sel, yang masing-masing memiliki sifat uniknya sendiri. 

Sel otak yang paling umum adalah sel neuron dan sel non-neuron yang disebut glia. 

Rata-rata otak manusia dewasa mengandung sekitar 100 miliar neuron, dan jumlah yang sama jika tidak lebih glia.

Meskipun neuron adalah sel otak yang paling terkenal, baik neuron maupun sel glial diperlukan untuk fungsi otak yang baik.

Dalam sepersekian detik, otak kita dapat memunculkan pikiran, merasakan sensasi, dan merespons segala yang kita lihat.

Semburan aktivitas otak yang sangat cepat memberi kita kemampuan tersebut dan memungkinkan kita melakukan berbagai hal dan aktivitas.

Dilansir dari Live Science, langkah pertama dalam proses penyampaian pesan oleh sel otak adalah potensial aksi atau gelombang listrik yang dipicu di sel saraf atau neuron.

Neuron yang ditemukan di otak, sumsum tulang belakang, dan seluruh tubuh umumnya mengirimkan pesan dengan cara yang sama.

Baca juga: Pertama Kali di Dunia, Cacing Hidup Ditemukan di Otak Perempuan Australia, Pasien Sering Lupa

Setiap kali ada sesuatu yang perlu kita perhatikan, misalnya suara tertentu, reseptor di organ indra akan mengaktifkan sel-sel saraf yang menuju ke otak.

Terowongan kecil di membran neuron akan terbuka sehingga memungkinkan molekul atau ion bermuatan positif masuk ke dalam sel.

Partikel bermuatan ini beriak di sepanjang membran sel, mirip dengan cara elektron melewati kabel pada perangkat listrik.

Sinyal listrik ini berjalan dari membran sel ke dalam aksonnya, yakni struktur panjang seperti ekor yang menonjol dari badan sel.

Akson ini dipisahkan dari akson sel saraf berikutnya dalam rantai komunikasi melalui celah yang disebut sinapsis.

Ketika impuls listrik ini mencapai ujung akson, neuron melepaskan bahan kimia yang disebut neurotransmiter ke dalam sinapsis.

Bahan, kimia ini berkeliaran melintasi celah tersebut dan menempel pada reseptor spesifik di neuron berikutnya.

Baca juga: Kota di Jepang Manfaatkan Robot untuk Fasilitasi Siswa Bolos

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved