Edukasi Keuangan
Bank Aceh Dukung Edukasi dan Inklusi Keuangan Melalui Program Jaksa Masuk Dayah
Dalam meningkatkan edukasi dan inklui secara mandiri, menurut Muhammad Syah, Bank Aceh terus melakukan program kolaboratif dengan berbagai pihak.
Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh, Muhammad Syah, mengatakan, sebagai bank daerah yang berperan penting dalam mendorong terciptanya fungsi intermediasi, Bank Aceh terus melakukan edukasi dan inklusi keuangan di sejumlah wilayah.
PROHABA.CO, BANDA ACEH - Mendukung inklusi dan edukasi keuangan, Bank Aceh bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, dan Dinas Pendidikan Dayah Aceh melaksanakan program kolaboratif Jaksa Masuk Dayah.
Jaksa Masuk Dayah merupakan program yang dimaksudkan untuk membangun wawasan hukum terhadap santri di kalangan dayah.
Bank Aceh melalui program ini turut mengambil bagian dalam sosialisasi edukasi dan inklusi keuangan.
Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh, Muhammad Syah, mengatakan, sebagai bank daerah yang berperan penting dalam mendorong terciptanya fungsi intermediasi, Bank Aceh terus melakukan edukasi dan inklusi keuangan di sejumlah wilayah.
“Keikutsertaan kami pada hari ini tentunya menjadi bukti nyata kami dalam meningkatkan inklusi dan edukasi keuangan di lingkungan pendidikan.
Seperti pada saat ini melalui program kolaboratif Jaksa Masuk Dayah di Dayah Al-Manar yang kita cintai ini,” ujar Muhammad Syah dalam launching Jaksa Masuk Dayah, di Pesantrren Al Manar, Desa Lampermai, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, pada Selasa (12/9/2023).
Dalam rangka meningkatkan edukasi dan inklui secara mandiri, menurut Muhammad Syah, Bank Aceh terus melakukan program kolaboratif dengan berbagai pihak.
Hingga Juni 2023, Bank Aceh setidaknya sudah melaksanakan 246 program inklusi dan edukasi keuangan.
Di antaranya, 124 program edukasi dan 122 program inklusi.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus memberikan dukungan bagi bank aceh dalam berbagai kegiatan inklusi dan edukasi keuangan, terutama seperti pada hari ini yakni Pemerintah Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Pesantren Modern Al Manar, serta seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu,” ujar Muhammad Syah.
Ditambahkan, apresiasi khusus juga diberikan kepada Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus memberikan dukungan yang tak terhingga kepada Bank Aceh dalam mendorong akslerasi inklusi dan edukasi keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank Aceh, Muhammad Syah, didampingi Pimpinan Pesantren Modern Al-Manar, Dr Tgk H Ikram M Amin SS MPd, menyerahkan secara simbolis buku tabungan pelajar kepada enam santri pesantren tersebut.
Sosialisasi edukasi dan inklusi keuangan Bank Aceh dilaksanakan dengan melibatkan 130 santri Pesantren Modern Al-Manar.
Santri diberikan pemahaman terkait layanan perbankan, terutama tabungan simpanan pelajar (Simpel) yang merupakan tabungan yang diperuntukan untuk murid PAUD/TK/RA dan SD/MI, pelajar SMP/MTs, dan siswa SMA/MA sederajat guna mengajarkan mereka untuk belajar menabung sejak dini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Peh-Rapai.jpg)