Kamis, 9 April 2026

Haba PT MPG

PT MPG Nagan Raya Selesaikan Dome Batu Bara Lebih Cepat

dome batu bara tersebut awalnya didesain ramah lingkungan dengan struktur rangka bundar, memiliki panjang impresif 160 meter, lebar 114 meter

Editor: IKL
FOR PROHABA.CO
Dome batubara PT MPG yang terletak tepat di belakang 2 bangunan unit pembangkit sudah rampung 

PROHABA.CO, SUKA MAKMUE - PT Meulaboh Power Generation (MPG) meraih capaian signifikan dengan menyelesaikan pembangunan dome batu bara sepuluh hari lebih cepat dari jadwal yang ditargetkan.

Setelah melewati lebih dari dua bulan yang penuh tantangan, dome yang terletak di lokasi proyek PT MPG yakni Gampong Suak Puntong, Kuala Pesisir, Nagan Raya ini akhirnya rampung pada Rabu (13/9/2023) lalu.

Presiden Direktur PT MPG, Wang Junfeng, menjelaskan, dome batu bara tersebut awalnya didesain ramah lingkungan dengan struktur rangka bundar, memiliki panjang impresif 160 meter, lebar 114 meter, dan tinggi 32 meter.

Baca juga: Manajemen PT MPG Bantu Karyawan Hadapi Cuaca Panas

Baca juga: Kisah Inspiratif, Ma Gao Ming dan Sarah Nadia Mengukir Sukses Bersama di PT MPG

Karena dome batu bara ini terbilang cukup tinggi dan lebar, selama proses suplai batu bara yang dilakukan berbarengan dengan kegiatan konstruksi, membuat pengerjaannya agak sulit.

"Demi memastikan suplai batu bara dan konstruksi dome berjalan dengan aman, PT MPG membentuk kelompok pengawasan khusus, di antaranya melibatkan PT MPG sendiri, kontraktor, serta perusahaan pengawas,” ujar Wang Junfeng.

Wang Junfeng menambahkan, kelompok pengawasan ini melaksanakan pengendalian risiko yang ketat, melakukan audit menyeluruh terhadap perkembangan proyek, serta merencanakan dengan teliti pemasangan kerangka dan instalasi kaso.

"Mereka juga melakukan pengawasan langsung di lokasi konstruksi untuk memastikan kemajuan proyek berjalan dengan aman dan efisien", sebutnya.

Baca juga: PT MPG Mulai Aktifkan Unit 4 PLTU Nagan Raya

Baca juga: PT MPG Implementasikan MIS

Keberhasilan penyelesaian dome batu bara PT MPG memungkinkan penanganan batu bara yang lebih efektif, proses penyimpanan yang baik, mengurangi kerusakan, meningkatkan parameter pembakaran batu bara di tungku, dan meminimalisir dampak debu batu bara pada lingkungan sekitar.

"Capaian ini merupakan langkah penting menuju lingkungan yang lebih ramah dan peningkatan efisiensi operasional bagi PT MPG", ujar Wang Junfeng.

PT Meulaboh Power Generation berdiri pada 24 September 2017. Perusahaan ini merupakan investasi Pemerintah China melalui China Datang Corporation, sebuah BUMN China yang bergerak di pembangkit listrik dan akan menyalurkan listrik di wilayah Sumatra Bagian Utara melalui PLTU 3&4 Nagan Raya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved