Tahukah Anda
Ada 8 Cara Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Panas Ekstrem, Berikut Penjelasannya
Cuaca panas yang ekstrem bisa berbahaya bagi kesehatan, terutama jika tubuh tidak mendapatkan air yang cukup dan banyak beraktivitas di luar ruangan
PROHABA.CO - Salah satu dampak dari cuaca panas adalah hilangnya cairan tubuh dalam jumlah banyak, yang jika dibiarkan dapat berujung menjadi dehidrasi.
Untuk itu, saat cuaca sedang panas-panasnya, perbanyaklah minum air putih, bahkan lebih banyak dari biasanya.
Dengan begitu keseimbangan cairan tubuh kamu akan tetap terjaga.
Hindari atau batasi juga konsumsi minuman berkafein karena bersifat diuretik, yaitu memicu hilangnya cairan tubuh.
Cuaca panas yang ekstrem bisa berbahaya bagi kesehatan, terutama jika tubuh tidak mendapatkan air yang cukup dan banyak beraktivitas di luar ruangan saat panas terik.
Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem agar kita tetap bisa beraktivitas dengan lancar.
Baca juga: Mengapa Sirsak Baik untuk Kesehatan, Salah Satunya Membantu Membunuh Sel Kanker
Baca juga: 6 Tips Efektif Meningkatkan Semangat Pagi Untuk Aktivitas Lebih Produktif
Berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem.
1. Cegah dehidrasi dengan minum air yang banyak.
2. Hindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis.
3. Pakai topi atau payung saat di luar ruangan untuk menghindari kontak dengan sinar matahari secara langsung.
4. Memakai pakaian yang berbahan ringan dan longgar.
5. Hindari menggunakan pakaian berwarna gelap agar tidak menyerap panas.
6. Sebisa mungkin tidak berada di luar ruangan saat jam 11-3 siang.
7. Gunakan tabir surya dengan minimal 30 SPF pada seluruh kulit, baik saat di luar maupun dalam ruangan.
8. Selalu sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan.
Beberapa dari kita mungkin kerap mengalami gejala yang tidak nyaman ketika berada di luar ruangan saat cuaca panas ekstrem, seperti pusing, lemas, dan mual.
Jika pernah atau kerap merasa mual saat cuaca panas, mungkin Anda mengalami kondisi yang disebut heat exhaustion.
Saat tubuh mengalami dehidrasi, tubuh kekurangan air dan garam esensial yang disebut elektrolit, yang mengurangi kemampuannya untuk berkeringat.
Baca juga: Mengonsumsi Mi Instan Tiap Hari Memunculkan Efek Serius Bagi Kesehatan Tubuh
Baca juga: Berikut Beberapa Tips Singkat Untuk Menambah Berat Badan Dengan Cara Yang Sehat
Jika tubuh tidak dapat mendinginkan diri dengan berkeringat, tubuh mungkin mengalami gejala heat exhaustion.
Gejala heat exhaustion dapat berkembang secara perlahan atau muncul secara tiba-tiba.
Sebelum gejalanya muncul, kita mungkin mengalami ruam merah atau kram panas.
Berikut adalah beberapa gejala heat exhaustion:
* Pusing, penglihatan kabur, dan sakit kepala.
* Demam.
* Kelelahan, kelemahan, atau pingsan.
* Mual dan muntah.
* Napas cepat dan pendek.
* Berkeringat parah atau berlebihan.
* Pergelangan kaki atau tangan bengkak.
* Detak jantung lemah, cepat, dan tekanan darah rendah (hipotensi ortostatik)
Gejala heat exhaustion biasanya hilang setelah minum cairan dan beristirahat di tempat yang sejuk.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk tetap berada di tempat yang sejuk dan mengganti cairan sesegera mungkin untuk mencegah komplikasi serius.
Baca juga: Ingin Percaya Diri Tanpa Bau Badan? Dr. Zaidul Akbar Berikan Tips Alami Menghilangkan Bau Badan
Baca juga: Makanan yang Mengandung Karbohidrat Baik Bagi Kesehatan
Baca juga: Manfaat Lemon Bagi Kesehatan Kulit dan Tubuh, Juga Bisa Mengobati Anemia
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Cara Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Panas Ekstrem ",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-panas.jpg)