Kesehatan
Skin Barrier Anda Rusak? Berikut 10 Cara Alami Memperbaikinya
Penyebab rusaknya skin barrier karena tidak cocok skincare, eksfoliasi berlebihan, jarang pakai pelembab, atau tidak menggunakan tabir surya.
Penulis: Sahasnataini | Editor: Jamaluddin
Namun sebelum mengobati skin barrier yang rusak, Anda harus mengenali terlebih dahulu ciri-ciri dari skin barrier yang rusak.
PROHABA.CO - Lapisan kulit terluar wajah atau yang biasa disebut ‘skin barrier’ yang fungsinya sebagai pelindung kulit wajah dari paparan kuman atau zat iritan penyebab iritasi.
Namun, skin barrier ternyata bisa mengalami kerusakan disebabkan oleh beberapa faktor.
Melansir dari Kompas.com, beberapa penyebab rusaknya skin barrier karena tidak cocok skincare, eksfoliasi berlebihan, jarang pakai pelembab, atau tidak menggunakan tabir surya saat kulit wajah langsung terpapar oleh sinar matahari.
Tidak perlu khawatir, ternyata ada beberapa cara alami untuk memperbaiki skin barrier yang mengalami kerusakan.
Namun sebelum mengobati skin barrier yang rusak, Anda harus mengenali terlebih dahulu ciri-ciri dari skin barrier yang rusak.
Baca juga: Berolahraga Saat Sakit Kepala Apa Bisa Berbahaya? Simak Penjelasan Berikut Ini
Ciri–ciri skin barrier yang rusak sebagai berikut:
Ketika pelindung teratas lapisan kulit mengalami kerusakan, kulit bakal lebih rentan terkena iritasi.
Dilansir dari Kompas.com, berikut ciri-ciri skin barrier rusak yang perlu kamu ketahui:
- Kulit rentan berjerawat
- Kulit kering, bersisik, dan mengelupas
- Warna kulit tidak merata
- Kulit lebih sensitif
- Rentan terhadap infeksi
- Muncul peradangan dan iritasi
- Gatal-gatal
- Kulit terasa perih, terutama saat mengaplikasikan produk perawatan kulit skincare.
Jika tanda-tanda tersebut Anda alami, sebaiknya Anda memeriksa apakah kebiasaan perawatan kulit sehari-hari yang anda lakukan sudah benar atau tidak.
Setelah itu, coba lakukan perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat agar lapisan pelindung alami kulit membaik.
Berikut beberapa cara alami memperbaiki skin barrier:
1. Setop merokok dan hindari paparan asap rokok
Kebiasaan merokok atau sering terpapar asap rokok dapat memengaruhi kondisi kesehatan, termasuk kulit.
Paparan rokok bisa membuat kulit menua lebih cepat, memicu munculnya kerutan, dan memengaruhi kadar sel protein yang memberikan elastisitas pada kulit.
Baca juga: Tujuh Manfaat Tabir Surya Bagi Pria yang Perlu Anda Ketahui, Ini Daftarnya
2. Lindungi kulit dari paparan sinar matahari
Radiasi sinar ultraviolet bisa menyebabkan penuaan dini, melasma (hiperpigmentasi), dan kanker kulit yang akan merusak skin barrier.
Untuk itu, lindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan rutin menggunakan tabir surya (minimal SPF 15).
Agar perlindungan semakin optimal, lindungi kulit dengan pakaian yang tertutup, terutama saat cuaca panas agar kulit tidak terkena radiasi secara langsung.
3. Kendalikan stres
Melansir dari Kompas.com, tingkat stres tinggi atau berlebihan juga dapat menyebabkan skin barrier rusak.
Ketika pikiran sedang mengalami tekanan, hormon stres yang dilepaskan oleh otak dan kelenjar adrenal dapat berdampak negatif pada kulit.
Hormon-hormon ini akan menyebabkan munculnya psoriasis, jerawat, eksim, gatal, dan ruam di kulit.
Maka dari itu, pastikan Kamu mengendalikan stres agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk kulit.
Caranya bisa dengan meditasi, latihan pernapasan dalam, rutin olahraga, melakukan hobi, meluangkan waktu senggang untuk bersantai, atau melakukan aktivitas yang menyenangkan.
4. Makan makanan yang sehat untuk kulit
Saat menerapkan pola makan bergizi lengkap dan seimbang, kulit bisa menjadi lebih sehat, karena nutrisi sehat bisa membantu memperbaiki skin barrier yang rusak.
Makan makanan yang tinggi minyak ikan dan antioksidan akan membantu meningkatkan elastisitas kulit dan membuatnya tampak lebih muda.
Makanan tersebut dapat Kamu temukan dengan mudah seperti, wortel, aprikot, tomat, buah beri, kacang polong, ikan laut, dan lain-lain.
5. Hindari pemakaian skincare dengan bahan keras
Beberapa orang melakukan perawatan kulit dengan skincare, tapi terkadang tidak cocok dan menimbulkan reaksi alergi seperti kulit ruam, gatal-gatal, kulit mengelupas, atau bengkak.
Menurut Food and Drug Administration (FDA) AS, kandungan bahan skincare yang keras tergolong keras dan dapat memicu reaksi alergi di antaranya lateks, pewangi, pengawet, pewarna, dan logam.
6. Hindari polusi
Fungsi skin barrier adalah menangkal berbagai radikal bebas termasuk polusi agar tidak bisa masuk dan mengiritasi kulit.
Namun, saat skin barrier rusak, polusi akan lebih mudah masuk ke dalam kulit dan memperparah kondisi kulit yang sensitif.
Untuk itu, sebisa mungkin pastikan untuk menghindari papara polusi secara langsung, dan bersihkan wajah dengan baik setelah melakukan aktivitas di luar ruangan.
Baca juga: Jalan Kaki 1 Jam Sehari Efektif untuk Turunkan Berat Badan
7. Gunakan pelembab yang sesuai kondisi kulit
Fungsi pelembab yaitu untuk menahan air di skin barrier. Jadi, pastikan Kamu memakai pelembap sesuai kondisi kulit.
Pelembab yang cocok untuk memperbaiki skin barrier adalah pelembab dengan kandungan gliserin dan asam laktat yang bisa menarik air ke dalam kulit, membantu menjaganya tetap halus, serta meningkatkan elastisitas kulit.
8. Hindari peeling
Saat skin barrier rusak, sebaiknya berikan perawatan yang lembut dan menenangkan kulit.
Apabila Kamu melakukan peeling saat skin barrier rusak, kulit bisa semakin teriritasi dan mengalami peradangan, dan kondisi kerusakannya bisa lebih parah.
Untuk itu, saat melakukan perawatan kulit dengan kondisi skin barrier rusak, hindari proses peeling atau pengelupasan agar tidak memperparah kondisi kulit.
9. Jangan berlebihan pakai skincare
Cara alami memperbaiki skin barrier lainnya yakni cermat mengaplikasikan skincare secara lembut dan hati-hati.
Hindari mencuci wajah secara berlebihan, menggosok berlebihan, atau menggunakan produk skincare yang berlebihan saat skin barrier rusak.
Hal ini bertujuan untuk menjaga lapisan pelindung asam yang sensitif agar tetap dalam kondisi yang baik dan tidak bertambah parah.
Baca juga: Bosan Olahan Mie yang Sama, Ini dia Resep Mie Masak Kari dan Cara Membuatnya
10. Pastikkan untuk tidur yang cukup
Sering begadang dan kurang tidur bisa memperparah skin barrier yang rusak.
Saat kurang tidur, tubuh cenderung stres dan rentan memicu pola hidup tak sehat.
Jadi jangan lupa, pastikan Kamu tidur cukup setiap hari agar kulit tetap sehat.
Setelah menyimak beragam cara alami memperbaiki skin barrier di atas, coba konsisten lakukan.
Tak hanya kondisi kulit yang membaik, secara keseluruhan kondisi kesehatan juga bakal lebih baik. (Penulis adalah mahasiswa Internship dari Universitas Malikussaleh, Aceh Utara)
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/glow-up.jpg)