Minggu, 19 April 2026

Perang Hamas Israel

Hadapi Serangan Darat Israel, Hamas Siaga dengan Kekuatan Penuh

Hamas menyatakan bahwa para pejuangnya di Gaza sudah siaga dengan kekuatan penuh guna menghadapi serangan darat Israel.

Editor: Jamaluddin
AFP/KENA BETANCUR
SERUKAN GENCATAN SENJATA - Spanduk bertuliskan ‘Warga Palestina Harus Merdeka’ terlihat saat orang-orang berdemonstrasi menyerukan gencatan senjata di tengah perang antara Israel dan Hamas, di Stasiun Grand Central, New York City, Amerika Serikat, pada Jumat (27/10/2023) waktu setempat. 

Majelis Umum PBB pada Jumat (27/10/2023) menyetujui resolusi yang menyerukan "gencatan senjata kemanusiaan yang berlangsung lama dan berkelanjutan" segera di Gaza.

Draf resolusi yang diajukan hampir 50 negara, termasuk Turki, Palestina, Mesir, Yordania, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UAE) itu, memperoleh dukungan 120 suara, dengan 14 suara menolak dan 45 lainnya abstain.

Diadopsi pada pertemuan Sidang Khusus Darurat ke-10 mengenai situasi di Wilayah Pendudukan Palestina, draf tersebut mengungkapkan “keprihatinan luar biasa” atas “eskalasi kekerasan terkini” sejak Hamas melancarkan serangan terhadap Israel pada 7 Oktober.

Resolusi itu mengecam "segala aksi kekerasan terhadap warga sipil Palestina dan Israel, termasuk semua aksi teror dan serangan tanpa pandang bulu, serta semua tindakan provokasi, penghasutan dan penghancuran."

Resolusi itu juga meminta agar "seluruh pihak segera dan sepenuhnya mematuhi kewajiban mereka di bahwa hukum internasional."

Resolusi PBB itu juga menekankan pentingnya “mencegah destabilisasi dan eskalasi kekerasan lebih lanjut di kawasan.”

Pemerintah Israel menggambarkan resolusi tersebut sebagai hal yang tercela dan menolak seruan gencatan senjata. (*)

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Sumber: Antara
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved