Sabtu, 30 Mei 2026

Haba Artis

Gara-Gara Film, Oki Setiana Dewi Terpikat pada Mesir

Oki Setiana Dewi sangat peduli terhadap pendidikan, bahkan ia telah meraih gelar Doktor beberapa waktu lalu.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Oki Setiana Dewi ketika ditemui disela-sela jumpa pers film Merindu Cahaya de Amstel, di CGV Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022). Tagar#KDRT Trending di Twitter, Oki Setiana Dewi Disorot, Ada Apa? 

PROHABA.CO, JAKARTA - Aktris Oki Setiana Dewi selalu menjadi perhatian banyak orang.

Selain dikenal sebagai pendakwah, kakak Ria Ricis ini juga adalah artis yang sudah membintangi beberapa film.

Oki Setiana Dewi sangat peduli terhadap pendidikan, bahkan ia telah meraih gelar Doktor beberapa waktu lalu.

Tetap haus akan ilmu, Oki Setiana Dewi akan lanjutkan pendidikannya di negara lain. 

Oki Setiana Dewi mengungkapkan kecintaannya pada negara Mesir.

Oki terpikat dengan negara yang terletak di benua Afrika tersebut gara-gara bermain di film Ketika Cinta Bertasbih pada tahun 2008.

“Mesir punya nilai tersendiri dalam hati saya.

Baca juga: Oki Setiana Dewi Ungkap 7 Alasan Mengapa Palestina Harus Dibela

Artinya sejak tahun 2008 saya main film Ketika Cinta Bertasbih ketika itu dan bolak balik ke Mesir saya memerankan karakter Anna Althafunnisa dalam Ketika Cinta Bertasbih itu sekitar 4 tahun sebagai seorang mahasiswa Al Azhar," ungkap Oki Setiana Dewi, di daerah Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (1/11/2023).

Cinta Bertasbih merupakan salah satu film hit tanah air pada 2009 yang disutradarai oleh Chaerul Umam berdasarkan novel berjudul sama karya Habiburrahman El Shirazy.

Ketika Cinta Bertasbih juga memiliki sekuelnya yang dirilis pada 2009.

Saking cintanya, Oki tak bisa menggambarkan perasaannya untuk Mesir.

“Mesir itu istimewa, yang saya enggak bisa jelaskan, berbeda banget dengan negara-negara lain,” ujar Oki Setiana Dewi.

Baca juga: Oki Setiana Dewi Ungkap Rahasia dalam Mendidik Anaknya : Ada Ritual Khusus Tiap Malam

Baca juga: BISMILLAH, Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Longsor Subulussalam

Selain itu, adanya universitas top yakni Al Azhar, banyaknya ulama, dan banyaknya orang Indonesia juga menjadi faktor tambahan yang membuatnya betah di Negeri Piramida itu.

“Di sana saya enggak merasa kayak di mana-mana.

Saya merasa kayak di rumah sendiri dan ditambah lagi kami punya asrama pesantren ada di Mesir.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved