Selasa, 14 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Ratusan Tentara Israel Tewas Terinfeksi Jamur Berbahaya

Ratusan tentara Israel atau IDF meninggal dunia karena infeksi jamur berbahaya. Jamur-jamur tersebut berasal dari limbah di lokasi perang.

Editor: Muliadi Gani
AFP / Jack Guez
Tentara Israel mengevakuasi rekan mereka yang terluka 

PROHABA.CO, JALUR GAZA - Penyakit Infeksi jamur mematikan dilaporkan menyerang tentara Israel yang sedang menginvasi Jalur Gaza, Palestina.

Ratusan tentara Israel atau IDF meninggal dunia karena infeksi jamur berbahaya.

Jamur-jamur tersebut berasal dari limbah di lokasi perang.

Jamur tersebut perlahan mulai menggerogoti tubuh tantara-tentara Israel yang sedang terluka.

Luka pada tubuh tentara Israel akhirnya menjadi sarang jamur dan tempat untuk berkembang biak.

Imun dalam tubuh tentara pun menyusut turut digerogoti dan akhirnya membuatnya meninggal dunia.

Tentara zionis sempat dibawa ke Assuta Ashdod Medical Center dua minggu lalu dengan luka parah di anggota tubuhnya.

Meskipun telah dilakukan perawatan intensif, jamur tersebut terbukti tahan terhadap pengobatan.

Jamur tersebut terbilang cukup kebal terhadap pengobatan yang diberikan tim medis.

Setelah diteliti oleh tim medis, jenis jamur yang menghinggapi tubuh tantara IDF tergolong berbahaya.

Baca juga: Mengenal Wolbachia, Bakteri Ajaib yang Membuat Nyamuk Menjadi Sekutu Melawan Penyakit Menular

Baca juga: Dampak Perubahan Iklim, Kasus Penyakit Menular Bisa Melonjak, Begini Penjelasan Para Ilmuan

Baca juga: WHO: Wabah Penyakit di Gaza Lebih Mematikan Dibandingkan Daripada Bom

Jamur tersebut membutuhkan penanganan ekstra untuk mengusirnya.

Sekitar sepuluh tentara diyakini terinfeksi jamur yang sama masih berjuang melawan jamur tersebut.

Mereka sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit terkenal Israel, kata mantan direktur Unit Penyakit Menular Pusat Medis Sheba kepada radio Kan pada Selasa (26/12/2023) pagi.

Sejumlah tim terkait pun mulai menyeldiki asal muasal jamur berbahaya yang menggerogoti tubuhnya.

Sumber jamur tersebut diduga berasal dari tanah yang terkontaminasi limbah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved