Konflik Palestina vs Israel
Israel Tarik Ribuan Tentaranya Dari Gaza, Ternyata Ini Alasannya!
Amerika Serikat menginginkan Israel melakukan peperangan dengan intensitas yang lebih rendah dan korban sipil yang lebih sedikit.
Penulis: Luthfi Alfizra | Editor: Muliadi Gani
Israel Tarik Ribuan Tentaranya Dari Gaza, Ternyata Ini Alasannya!
PROHABA.CO - Israel telah mengumumkan bahwa mereka akan tarik ribuan tentaranya keluar dari Jalur Gaza yang terkepung.
Mengutip dari Aljazeera, penarikan pasukan tersebut dikarenakan adanya tekanan dari sekutu utamanya, yaitu Amerika Serikat.
Amerika Serikat menginginkan Israel melakukan peperangan dengan intensitas yang lebih rendah dan korban sipil yang lebih sedikit.
Tetapi peperangan sengit terus terjadi di kota Khan Younis karena Israel menegaskan kembali janjinya untuk melajutkan perang sampai tujuannya tercapai.
Militer Israel mengatakan pada Senin (1/1/2024) bahwa sebanyak lima brigade yang berjumlah ribuan tentara akan dibawa keluar dari daerah kantong tersebut untuk pelatihan dan istirahat.
Juru bicara Angkatan Darat Daniel Hagari tidak mengatakan apakah keputusan itu berarti perang memasuki fase baru dalam pengarahan pada hari Minggu yang pertama kali mengumumkan penarikan pasukan.
“Tujuan perang memerlukan pertempuran yang berkepanjangan, dan kami sedang mempersiapkannya,” katanya.
Baca juga: Perang Israel-Hamas Memanas di Laut Merah, Iran Kerahkan Kapal Perang Alborz
Shlomo Brom, pensiunan brigadir jenderal yang sebelumnya bertanggung jawab atas perencanaan strategis di militer Israel, mengatakan pergantian pasukan mungkin karena tekanan AS dan bisa menjadi sinyal perubahan cara Israel melakukan perang.
“Perang tidak akan berhenti,” kata Brom.
“Ini adalah awal dari mode operasi yang berbeda”.
Para pejabat Israel mengatakan mereka akan melancarkan perang dalam tiga tahap utama.
Pertama adalah penembakan intensif untuk membersihkan jalur akses bagi pasukan darat dan mendorong warga sipil untuk mengungsi.
Yang kedua adalah invasi ke Jalur Gaza yang dimulai pada 27 Oktober.
Dengan tank dan pasukan yang kini telah menguasai sebagian besar wilayah Jalur Gaza, dan sebagian besar telah menguasai wilayah tersebut meskipun orang-orang bersenjata Palestina terus melakukan penyergapan dari terowongan dan bunker tersembunyi, militer kini bergerak ke tahap ketiga, kata seorang pejabat Israel, yang tidak dapat disebutkan namanya.
Baca juga: Brigade Al-Qassam Luncurkan Rudal ke Tel Aviv Saat Israel Rayakan Tahun Baru
Baca juga: Umrah Bareng Ricis, Teuku Ryan Nyatakan Itu Tanda Tak Ingin Pisah
| Lebih 50 Kapal dari 44 Negara Menuju ke Gaza, Cucu Nelson Mandela Ikut Ambil Bagian |
|
|---|
| Badai Pasir dan Kebakaran Landa Israel, Aktivitas Lumpuh Kualitas Udara Anjlok |
|
|---|
| Kebakaran Hutan Hebat di Israel, Minta Bantuan Internasional |
|
|---|
| Israel Melakukan Pengusiran Paksa, Warga Pengungsi Di Tepi Barat Menghadapi Ketidakjelasan kehidupan |
|
|---|
| Donald Trump Sebut Warga Palestina Tak Punya Hak Kembali ke Gaza, Rencana Kirim Pasukan ke Gaza |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/kendaraan-militer-Israel-dan-asap-tebal-di-dalam-Jalur-Gaza-saat-pertempuran.jpg)