Tahukah Anda
Mengapa Patah Hati Terasa Menyakitkan?, Berikut Penjelasannya
Patah hati bisa dialami siapa saja dan penyebabnya bisa sangat beragam, seperti berpisah dengan pasangan, dikhianati oleh teman dekat, dan lain-lain.
Efek neurobiologis dari patah hati juga bisa mencapai tingkat yang sangat tinggi sehingga disamakan dengan rasa sakit fisik dengan gejala seperti nyeri dada dan serangan panik.
Baca juga: Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Bisa Jatuh Cinta?
Baca juga: Ada Dampak Fisik, Australia Kembangkan Obat Patah Hati
Patah hati juga melibatkan mekanisme saraf.
Eric Ryden, dokter psikologi klinis dan terapis di klinik Couples Therapy, mengatakan, patah hati tampaknya melibatkan beberapa mekanisme saraf yang sama seperti rasa sakit fisik.
Sistem saraf simpatis dan parasimpatis, yang biasanya saling mengimbangi, keduanya bisa diaktifkan saat patah hati.
Sistem saraf simpatik bertanggung jawab atas respons ‘fi ght-or-fl ight’, mempercepat detak jantung dan pernapasan, sedangkan sistem saraf parasimpatis bertanggung jawab atas tubuh saat istirahat.
Hormon yang dilepaskan saat patah hati mengaktifkan kedua bagian sistem saraf ini.
Menurut Ryden, otak dan jantung, yang merespons jalur ini, menjadi bingung karena menerima pesan yang beragam.
Hal ini dapat mengakibatkan gangguan pada aktivitas listrik jantung, dengan variabilitas detak jantung yang lebih rendah.
Sering kali orang dengan variabilitas detak jantung rendah juga akan menunjukkan gejala seperti kelelahan, kecemasan, depresi, dan kurang tidur.
(Kompas.com)
Baca juga: Kenapa Jatuh Cinta Bikin Jantung Berdebar Kencang, Ini Alasannya
Baca juga: Unik, Wanita Brasil Jatuh Cinta pada Pria yang Merampok Hp-nya
Baca juga: Kenapa Makanan Pedas Bikin Sakit Perut? Ini Penyebabnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sains Jelaskan Penyebab Patah Hati Terasa Menyakitkan ",
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-patah-hati-02.jpg)