Sabtu, 2 Mei 2026

Lapangan Kerja

Bisa Hasilkan Rp 208 Juta per Bulan, Banyak Warga Malaysia Kerja ke Singapura dan Brunei

Banyak warga Malaysia yang memutuskan bekerja di Singapura dan Brunei Darussalam.

Tayang:
Editor: Jamaluddin
KOMPAS.COM/ERICSSEN
Ikon Singapura Patung Merlion di Taman Merlion, Marina Bay, Kamis siang (25/03/2021). 

Menurut survei yang dilakukan Departemen Statistik Malaysia, ada warga negara itu yang bisa mendapat penghasilan sebesar 64.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp 208 juta) per bulan.

PROHABA.CO, KUALA LUMPUR - Banyak warga Malaysia yang memutuskan bekerja di Singapura dan Brunei Darussalam.

Salah satu alasannya adalah tawaran upah di kedua negara itu lebih tinggi dibanding di dalam negeri Malaysia sendiri.

Menurut survei yang dilakukan Departemen Statistik Malaysia, ada warga negara itu yang bisa mendapat penghasilan sebesar 64.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp 208 juta) per bulan.

Informasi tersebut sesuai dengan laporan resmi dari Departemen Statistik Malaysia dikutip dari Kompas.com.

Berikut ini adalah jumlah penghasilan rata-rata warga Malaysia di Singapura dan Brunei Darussalam berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Departemen Statistik Malaysia pada 2023 lalu:

Singapura

  • 66,7 persen responden berpenghasilan 1.500-3.000 dolar Singapura (sekitar 3.560-10.678 ringgit Malaysia atau Rp 17,5 juta-Rp 35 juta per bulan)
  • 18,5 persen responden berpenghasilan 3.600-9.999 dolar Singapura (sekitar 12.813-35.589 ringgit Malaysia atau Rp 42 juta-Rp 116,5 juta)
  • Upah tertinggi untuk warga Malaysia yang tercatat di Singapura adalah 18.000 dolar singapura (sekitar Rp 208 juta).

Brunei Darussalam

  • 41,3 persen responden berpenghasilan 1.000-3.000 dolar Brunei (sekitar 3.558-10.674 ringgit Malaysia atau Rp 11,6 juta-Rp 35 juta)
  • 43,5 persen responden berpenghasilan 3.001-10.000 dolar Brunei (sekitar 10.678-35.582 ringgit Malaysia atau Rp 35 juta-Rp 116,5 juta)
  • Upah tertinggi untuk warga Malaysia yang tercatat di Brunei adalah 15.000 (sekitar 53.373 ringgit Malaysia atau Rp 175 juta).

Kepala Departemen Statistik Malaysia, Datuk Seri Mohd Uzir Mahidin, mengatakan, setengah dari warga Malaysia yang memiliki kualifikasi Sijil Pelajaran Malaysia (SPM/setingkat SMA di Indonesia) atau setara sudah bekerja sebagai pekerja terampil dan semiterampil di kedua negara ini.

"Untuk pekerja yang memiliki gelar sarjana dan bekerja sebagai pekerja terampil di kedua negara ini, mayoritas berusia antara 25 dan 34 tahun," jelasnya dalam posting Facebook pada Selasa (20/2/2024) seperti dikutip dari Kompas.com.

Dalam pernyataan tersebut, Uzir juga mengatakan bahwa warga Malaysia yang bekerja di Brunei memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk bermigrasi ke sana dibanding dengan mereka yang bekerja di Singapura.

Ditanya alasan mengapa warga Malaysia banyak yang pergi ke Singapura dan Brunei, Uzir mengatakan bahwa hal ini sebagian besar disebabkan oleh kesempatan kerja dan lingkungan kerja yang baik di kedua negara tersebut.

"Selain itu, nilai tukar yang tinggi untuk dolar Brunei Darussalam dan dolar Singapura juga menjadi faktor yang membuat orang Malaysia memilih untuk bekerja di kedua negara ini," jelas dia, dikutip dari World of Buzz.

Survei yang dilakukan pada tahun 2023 lalu itu juga mengungkapkan bahwa sekitar 50 persen orang Malaysia bekerja di Brunei karena alasan sosial.

Seperti menikah dengan pasangan yang berasal dari Brunei, mengikuti pasangannya bekerja di sana, atau karena alasan keluarga. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Malaysia Ramai-ramai Kerja ke Singapura dan Brunei, Bisa Hasilkan Rp 208 Juta Per Bulan",

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved