Rabu, 8 April 2026

Berita Kriminal

Pria di Makassar Dianiaya Saat Shalat Subuh, Polisi Buru Pelaku

Dalam rekaman itu, nampak seorang pria mengenakan baju kaos berwaran hitam memasuki tempat ibadah tersebut. Saat itu, jemaah tengah melaksanakan

Editor: Muliadi Gani
Rekaman CCTV Masjid
Korban ditarik dan dipukul saat sedang melaksanakan sholat subuh,Masjid Nur Ilham Smansa 81 Rusanawa, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Selasa (19/3/2024) dini hari.(Rekaman CCTV Masjid) 

PROHABA.CO, MAKASSAR - Aksi penganiayaan di tempat ibadah, dimana seorang pria yang tengah melaksanakan shalat di dalam Masjid Smansa 81, Rusunawa, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman itu, nampak seorang pria mengenakan baju kaos berwaran hitam memasuki tempat ibadah tersebut. Saat itu, jemaah tengah melaksanakan shalat subuh.

Dari video beredar, sejumlah orang melakukan aksi penganiayaan terhadap seorang pria yang tengah melaksanakan shalat di dalam Masjid.

Insiden itu terjadi di Masjid Nur Ilham Smansa 81 Rusanawa, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Selasa (19/3/2024) dini hari.

Aksi tersebut kemudian viral setelah beredar luas di media sosial.

Pengurus Masjid Haji Naba mengatakan, peristiwa itu terjadi saat rakaat terakhir shalat subuh.

"Mungkin dia (korban) takut jadi lari ke (shaf) depan, lewati orang sholat," kata Haji Naba, kepada awak media, Selasa.

Saat itu, lanjut Haji Naba, korban bersembunyi di samping Imam untuk menyelamatkan diri dari kejaran pelaku.

"Ada bengkak di pipinya, bawah mata sebelah kanan. Pelaku orang sekitar sini," ujarnya.

Baca juga: Dua Pria Terancam 8 Tahun Penjara Usai Aniaya Polisi yang Bertugas di Konawe Selatan

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Jadi, setelah kejadian dan tadi pagi sempat viral kami langsung shalat berjamaah di Masjid Smansa, di tempat kejadian," ucap Ngajib kepada awak media di Mapolrestabes Makassar.

Ngajib juga menyayangkan terkait, adanya insiden itu dalam Masjid.

Apalagi terjadi di Bulan Ramadhan yang seharusnya dimaknai untuk khusyuk beribadah.

"Itukan masjid tempat suci, apalagi sekarang bulan Ramadhan, apalagi sampai membawa senjata tajam dan melakukan penganiayaan di dalam masjid.

Itu tidak benar, sangat tidak benar," sesalnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved