Minggu, 14 Juni 2026

Tahukah Anda

Apa Saja Dampak Cuaca Panas terhadap Fisik dan Mental Manusia?

Cuaca panas dianggap sangat berbahaya. Beberapa literatur mencatat bahwa cuaca panas ekstrem berpengaruh kepada fisik dan mental manusia.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Ilustrasi cuaca panas. Belakangan ini cuaca di Indonesia terasa tidak menentu. 

PROHABA.CO - Cuaca panas dianggap sangat berbahaya. Beberapa literatur mencatat bahwa cuaca panas ekstrem berpengaruh kepada fisik dan mental manusia.

Suhu udara yang tinggi tidak hanya dapat memengaruhi kebugaran fisik, tetapi juga kesehatan mental kita.

Dengan cuaca yang cerah, banyak aktivitas manusia dapat dilakukan seperti bersepeda, piknik hingga menjemur pakaian.

Namun, cuaca cerah kadang sedikit mengganggu apabila suhu lingkungan meningkat menjadi panas, bahkan sangat panas, seperti belakangan ini kita rasakan.

Suhu tinggi yang menyebabkan cuaca menjadi panas ikut memengaruhi fisik serta mental manusia.

Seperti apa pengaruh cuaca panas terhadap manusia?Suhu optimal untuk inti tubuh manusia adalah 37 derajat Celsius.

Baca juga: Ada 8 Cara Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Panas Ekstrem, Berikut Penjelasannya

Tubuh bekerja keras untuk mempertahankan suhu intinya, ia tidak suka perubahan.

Saat cuaca semakin panas, tubuh akan bekerja lebih keras untuk mengembalikan suhu semula.

Tubuh akan merespons dengan membuka pembuluh darah di dekat kulit lebih lebar untuk mengeluarkan panas melalui keringat.

Cairan yang hilang melalui keringat harus diganti dengan minum lebih banyak air.

Jika tubuh tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan di cuaca panas, seseorang dapat mengalami dehidrasi, yang menyebabkan pusing dan perasaan ingin pingsan atau sering disebut dengan ‘kelelahan akibat panas’.

Menurut the UK’s National Health Service (NHS), gejala stres akibat cuaca panas dan kelelahan akibat panas dapat berupa pusing, mual, pingsan, kebingungan, kelelahan, berkeringat banyak, sakit kepala, dan kram otot.

Baca juga: Suhu Udara Belakangan Ini Mengapa Panas Sekali? Ini Penyebabnya

Baca juga: Mengenal Depresi Diam-diam Mengancam Dunia Kesehatan Mental

Dilansir dari Science Direct, jika suhu tubuh naik melebihi batas, seseorang juga dapat menderita sengatan panas, yang dapat menyebabkan organ dalam kita mulai membengkak dan tidak berfungsi, yang berpotensi berakibat fatal.

Para peneliti menemukan bahwa ketika cuaca panas, aktivitas sistem saraf parasimpatis, sistem antistres yang dapat membantu kita tetap tenang dan rileks, menurun.

Ditambah lagi, tingkat saturasi oksigen dalam darah juga lebih rendah pada suhu tinggi, yang menurut para peneliti diperkirakan akan mengakibatkan penurunan kinerja kognitif.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved