Pemanen TBS Meninggal

Diduga Tertusuk Egrek, Pemanen TBS Kelapa Sawit di Aceh Tamiang Meninggal, Begini Kejadiannya

Seorang pekerja kebun kelapa sawit ditemukan meninggal dengan kondisi terluka pada Sabtu (20/4/2024).

Editor: Jamaluddin
FOTO KIRIMAN WARGA
Warga melihat jasad Korban Eli Nuradi (35), warga Sungai Kuruk II, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, yang ditemukan meninggal di areal perkebunan kelapa sawit pada Sabtu (20/4/2024) siang saat tiba di rumahnya. 

Kapolres Aceh Tamiang melalui Kapolsek Seruway, AKP Delyan Putra, ketika dikonfirmasi mengatakan, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan.

Laporan Rahmad Wiguna I Aceh Tamiang

PROHABA.CO, KUALASIMPANG - Seorang pekerja kebun kelapa sawit ditemukan meninggal dengan kondisi terluka pada Sabtu (20/4/2024).

Dugaan awal, korban mengalami kecelakaan kerja saat memanen di perkebunan Lubuk Damar, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.

Korban Eli Nuradi (35), warga Sungai Kuruk II, Kecamatan Seruway, ditemukan meninggal di areal perkebunan kelapa sawit pada Sabtu (20/4/2024) siang.

Korban tercatat sebagai pekerja di perkebunan PT PAM yang bertugas memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.

Informasinya, korban bersama temannya, Saiful Bahri, sempat bertemu di lokasi perkebunan pada pukul 07.00 WIB.

Keduanya kemudian berpisah karena mendapat tugas memanen buah di sektor kebun yang berbeda.

Berselang 45 menit, korban sempat terlihat berlari ke arah teman lainnya, Syamsul Efendi dengan kondisi leher sudah berdarah.

Jarak keduanya ketika itu berkisar 50 meter.

“Lehernya berdarah, sempat bilang kena egrek (alat panen kelapa sawit-red),” kata warga.

Dua rekannya berupaya menolong korban dengan mengevakuasinya ke Puskesmas menggunakan kereta sorong.

Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena setibanya di Puskesmas, korban sudah dinyatakan meninggal.

Kapolres Aceh Tamiang melalui Kapolsek Seruway, AKP Delyan Putra, ketika dikonfirmasi mengatakan, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan.

Delyan belum berani memberi penjelasan karena sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan.

“Tim masih pulbaket, nanti akan disampaikan kalau sudah lengkap,” kata Delyan dikutip dari Serambinews.com.

Informasi lain menyebutkan, luka yang diderita korban berada di bagian dada tengah memanjang ke bawah sekitar 20 centimeter.

Pihak keluarga sendiri sudah memakamkan jenazah korban di TPU Purwodadi. (*)

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved