Jumat, 29 Mei 2026

Video

VIDEO Tinggi Abu Capai 4 Ribu Meter, Warga 7 Desa Dievakuasi Setelah Gunungapi Ibu Meletus 2 Kali

Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan Tagana tengah mengevakuasi warga yang tinggal di tujuh desa setelah Gunungapi Ibu dua kali meletus.

Tayang:
Editor: Muhammad Aziz

PROHABA.CO - Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan Tagana tengah mengevakuasi warga yang tinggal di tujuh desa setelah Gunungapi Ibu, Kecamatan Ibu Utara, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, dikabarkan dua kali meletus pada Sabtu (18/5/2024) pukul 20.08 WIT dan pukul 20.34 WIT kemarin.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D. mengatakan berdasarkan pantauan timnya kendaraan truk taktis TNI, Polri termasuk mobil bak terbuka milik dilaporkan berdatangan membawa para warga ke lokasi pengungsian berada di lapangan Desa Gam Ici.

Pos Pengamatan Gunungapi Ibu mencatat erupsi yang pertama kemarin terekam dengan tinggi kolom abu mencapai 4.000 meter di atas puncak berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.

Erupsi tersebuf juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 9 menit 12 detik.

Suara gemuruh dan dentuman dilaporkan juga terdengar hingga Pos Pengamatan Gunungapi, yang disertai kilatan petir dalam kolom erupsi.

Sersngkan erupsi kedua terjadi pada pukul 20.34 WIT.

Pada erupsi tersebut tinggi kolom abu teramati setinggi sekira 1.000 meter dari puncak kawah berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 2 menit 7 detik.

Untuk itu, wilayah radius 4 kilometer harus dikosongkan dari seluruh aktivitas warga.

Selain itu, PVMBG juga menetapkan perluasan sektoral berjarak 7 kilometer ke arah bukaan kawah aktif untuk dikosongkan.(*)

VO: Siti Masyithah
EV: Muhammad Aziz

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved