Tahukah Anda
Penelitian, Suplemen Ikan Gabus Efektif Turunkan Angka Stunting, Berikut Penjelasannya
Menurut studi terbaru yang terbit dalam jurnal Scientifi c Report, pemberian suplemen ikan gabus (Aceh: bace) efektif menurunkan prevalensi stunting
PROHABA.CO - Penelitian terbaru mengungkap suplemen ikan gabus ternyata mampu mengurangi stunting.
Menurut studi terbaru yang terbit dalam jurnal Scientifi c Report, pemberian suplemen ikan gabus (Aceh: bace) efektif menurunkan prevalensi stunting (tengkes) pada anak di bawah lima tahun.
Penelitian ini dipimpin oleh Prof Bens Pardamean MSc, PhD dari Bioinformatics & Data Science Research Center (BDSRC) Universitas Bina Nusantara (Binus) dan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, serta Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Riset ini memberikan bukti bahwa pemberian seplemen ikan gabus secara signifikan meningkatkan prevalensi stunting pada anak di bawah 5 tahun di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
“Penelitian ini adalah kerja sama antara akademisi (dalam kasus ini Binus, ITB, dan USU), mitra industri, serta pemerintah daerah (Serdang Bedagai),” jelas Bens saat menjawab Kompas.com, Senin (3/6/2024) melalui telepon.
Baca juga: Rumput Laut dan Ikan Gabus Jadi Bahan Baku Obat Luka
Studi ini menggunakan sampel sebanyak 219 anak dengan 120 di antaranya berada pada kondisi stunting, 99 lainnya dikategorikan stunting berat, 29 anak dengan kondisi kurus, 33 anak dikategorikan sangat kurus, dan sisanya normal.
Penelitian ini dimulai pada tahun 2022 melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai dan BDSRC Binus, dan didapatkan hasil yang memuaskan pada semester pertama pemberian suplemen ikan gabus dalam mengatasi stunting pada anak.
Tinggi dan berat badan pada anak yang diberi suplemen ikan gabus mengalami peningkatan yang signifikan.
Rata-rata tinggi badan anak meningkat sebesar 8 hingga 13 centimeter.
Rata-rata berat badan anak juga meningkat 2,5 hingga 4 kilogram.
Selain itu, dari sampel anak, diketahui 37 persen di antaranya berhasil pulih dari kondisi stunting (memasuki kondisi normal) dan 14,2 persen lainnya mengalami perbaikan pertumbuhan menuju kondisi normal, menurut keterangan dari laman resmi Universitas Bina Nusantara.
Baca juga: Manusia Jadi Predator Paling Ditakuti di Bumi, Studi Membuktikan
“Ikan gabus yang kaya akan albumin terbukti berhasil mengeluarkan anak dari kategori stunting dan terjadi perubahan yang signifikan,” tambah Bens.
Suplemen ikan gabus yang digunakan dalam penelitian ini diproduksi dan didistribusikan oleh PT Mega Medica Pharmaceuticals (MMP).
Keberlanjutan temuan Hasil penelitian ini menjadi wawasan bagi pengambil kebijakan kesehatan daerah untuk mengoptimalkan pangan yang melimpah, khususnya pangan yang bersumber dari ikan atau pangan hewani lainnya.
Bukti tersebut juga dapat menjadi saran bagi pemerintah pusat untuk menetapkan rencana inisiatif nasional untuk mengurangi prevalensi stunting di Indonesia.
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ikan-gabus.jpg)