Berita Aceh Besar
WARNING, BMKG Ingatkan Waspada Potensi Angin Kencang
Karena hal tersebut pula ia mengimbau agar masyarakat dan nelayan waspada akan potensi gelombang tinggi kategori ekstrem tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
PROHABA.CO -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan peringatan dini akan potensi angin kencang yang mencapai 30 knots atau kecepatan 55 kilometer/jam, Sabtu (22/6/2024).
Forecaster on Duty BMKG Kelas I SIM, Budi Hutasoit mengatakan, bahwa masyarakat harus waspada potensi angin kencang teruatama wilayah Banda Aceh, Sabang, dan Aceh ;esar yang mana kecepatan angin dapat mencapai 30 knot ( 55 km/jam ) yang berhembus dari arah barat daya hingga barat laut.
Potensi angin kencang tersebut dapat berdampak terjadi pohon tumbang yang dapat membahayakan masyarakat.
Sementara untuk potensi hujan lebat masih berpotensi di sebagian wilayah di Aceh.
"Terutama kemarin angin berhembus lumayan kencang. Kita mengimbau agar masyarakat tetap waspada ketika angin kencang terjadi," katanya.
Dia menjelaskan, memang saat ini berdasarkan prakiraan kondisi cuaca di wilayah Aceh selama tiga hari ke depan di dominasi dengan kondisi cerah-berawan.
Namun di beberapa wilayah masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terutama di wilayah Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Bireun, Pidie Jaya, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Aceh Timur, Nagan Raya, Aceh Barat.
"Suhu Udara pada pagi hari 25 C dan siang hari dapat mencapai 34 C dengan kelembaban 40-90 persen," jelasnya.
Ia juga mengimbau agar masyarakat waspada tinggi gelombang 2.5 - 4.5 meter diperkirakan terjadi di Perairan Utara Sabang, Perairan Utara Selat Malaka, Perairan Sabang, Samudera Hindia Barat Aceh, dan Samudera Hindia Barat Nias.
“Dimana ketinggian ombak dalam dua hari kedepan mencapai 4 meter,” kata Fitri.
Dia merincikan, untuk Samudera Hindia Barat Aceh ketinggian gelombang mencapai 4 , Selat Malaka Bagian Utara ketinggian gelombang 1,25-2,50 meter, Perairan Sabang Banda Aceh 1,25-2, meter, Perairan Lhokseumawe 0,50-1,25 meter, Perairan Meulaboh-Sinabang 0,50 hingga 1,25 meter dan Perairan Barat Aceh mencapai 1,25 hingga 4 meter.
Karena hal tersebut pula ia mengimbau agar masyarakat dan nelayan waspada akan potensi gelombang tinggi kategori ekstrem tersebut.
"Saat pergi melaut tetap bawa alat keselamatan diri, serta ketika awan mulai terlihat jangan dulu pergi melaut," ujarnya.
Meski bukan musim penghujan, ia meminta masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Terlebih kata dia, sampah-sampah yang dapat mengenangi air.
| Satpol PP Aceh Besar Bubarkan Penggalangan Dana Tanpa Izin di Bundaran Lambaro |
|
|---|
| PNS Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Bandara SIM Aceh Besar |
|
|---|
| Pemkab Aceh Besar Tegaskan Larang Pengangkatan Tenaga Non-ASN |
|
|---|
| TP PKK Aceh Besar Kunjungi Nek Rohmah, Lansia yang Hidup Sebatang Kara |
|
|---|
| Kecelakaan di Jalan Lampeuneurut, Mahasiswi Meninggal Usai Ditabrak Truk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-angin-kencang.jpg)