Selasa, 14 April 2026

Internasional

Netanyahu: Meninggalnya Yahya Sinwar adalah Awal dari Akhir Perang Gaza

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan terbunuhnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar awal dari akhir perang di Gaza.

Editor: Muliadi Gani
AFP
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu 

PROHABA.CO, TEL AVIV -  Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan terbunuhnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar awal dari akhir perang di Gaza.

Menurutnya, momentum tewasnya Sinwar adalah titik awal menuju berakhirnya perang.

“Yahya Sinwar telah tewas.

Dia terbunuh di Rafah oleh tentara-tentara Pasukan Pertahanan Israel,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video berbahasa Inggris yang dirilis oleh kantornya pada Kamis (17/10/2024) malam waktu setempat.

“Meskipun ini bukan akhir dari perang di Gaza, ini adalah awal dari sebuah akhir.

Kami telah menunjukkan hari ini bahwa semua orang yang mencoba menyakiti kami, inilah yang akan terjadi pada mereka,” tambahnya, dikutip dari AFP.

Sebelumnya, Netanyahu turut mengonfirmasi kematian Yahya Sinwar.

Meski begitu, kata dia, tugas yang diemban Israel belum selesai.

Baca juga: Yahya Sinwar Dipastikan Meninggal, Biden Minta Israel Akhiri Perang, Kronologi Kematiannya Diungkap

Baca juga: Usai Pensiun, Jokowi Pulang ke Solo dan Maruf Amin ke Depok

Setelah melakukan tes DNA dan rekam medis lainnya, Militer Israel pada Kamis petang waktu setempat atau Jumat (18/10/2024) dini hari WIB, memastikan bahwa Pemimpin Hamas tersebut tewas.

Jenazah Yahya Sinwar ditemukan di antara reruntuhan bangunan usai pertempuran.

Awalnya, Israel menemukan jenazah yang baru diyakini sebagai Yahya Sinwar.

Setelah membawa jenazah ke Yerusalem untuk dilakukan tes DNA, Israel kemudian mengonfirmasinya sebagai Yahya Sinwar.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi langsung dari pihak Hamas.

Akan tetapi, sebagaimana dilansir AFP, sumber-sumber dalam kelompok itu mengatakan, indikasi tersebut menunjukkan bahwa Sinwar telah tewas selama operasi Israel di daerah Tal El Sultan, di Gaza selatan.

Konfirmasi bahwa Sinwar tewas dalam pertempuran itu diyakini sejumlah pihak menjadi pukulan telak bagi kelompok Hamas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved