Jumat, 10 April 2026

Kebakaran di Aceh Selatan

Lima Ruang Belajar SDN Kota Bahagia Aceh Selatan Terbakar

Ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bukit Gadeng, Kecamatan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan, hangus terbakar, Senin (13/1/2025) sore

Editor: Muliadi Gani
For Prohaba.co
Gedung Sekolah Dasar Negeri Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan, terbakar Senin (13/1/2025) sore. Lima ruang kelas dilalap si jagio merah. 

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan

PROHABA.CO, TAPAKTUAN - Ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bukit Gadeng, Kecamatan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan, hangus terbakar, Senin (13/1/2025) sore Informasi sementara yang dihimpun Prohaba.co, penyebab terbakarnya ruang kelas sekolah yang dikenal dengan nama SDN Kota Bahagia ini. 

Yasbir, warga setempatyang dikonfirmasi Prohaba.co mengatakan, ada lima ruang kelas yang terbakar.

“Kejadiannya sekira pukul 16.40 WIB.

Saat ini petugas damkar bersama masyarakat sedang melakukan pemadaman,” kata Yasbir.

Namun, sejauh ini belum terungkap sumber api dalam insiden itu, mengingat pada saat terjadinya kebakaran aktivitas belajar-mengajar di sekolah itu sudah berakhir.

Guru dan murid sudah pulang ke rumah masing-masing.

Baca juga: 2 Rumah di Trumon Tengah Ludes Terbakar, Kerugian Rp 120 Juta

Baca juga: 6 Hal yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Kacang Setiap Hari, Apa Saja?

Lima Ruang Belajar SDN Bukit Gadeng Aceh Selatan Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai 800 Juta

Ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bukit Gadeng, Kecamatan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan hangus terbakar pada Senin (13/1/2025) sore, sekira pukul 16.58 WB. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau Kalaksa BPBD Aceh Selatan, H Zainal mengatakan, bahwa ada lima ruang kelas belajar, satu ruang perpustakaan, dan satu ruang peralatan drumband hangus terbakar. 

"Alhamdulillah, BPBD Aceh Selatan dengan dibantu TNI/Polri, dan warga sekitar berhasil memadamkan api tersebut," ujarnya. 

Ia mengatakan, bahwa pihaknya mengerahkan tiga unit armada pemadam dan akhrinya api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat luas ke ruang yang lain.

Lebih lanjut, jelas Zainal, api berhasil dipadamkan secara keseluruhan oleh petugas pada pukul 18.00 WIB. 

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun perkiraan total kerugian ditasir sebesar Rp 800 juta," ungkap Zainal. 

Zainal mengatakan, untuk dugaan penyebab kebakaran sementara berasal dari korsleting arus listrik. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved