Rusia vs Ukraina
Zelensky Bersedia Mundur dari Jabatan Presiden Ukraina dengan Dua Syarat, Ini Daftarnya
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bersedia meninggalkan jabatan kepresidenannya dengan dua syarat.
Penulis: Achmad Erfian Nabila | Editor: Jamaluddin
Zelensky memberikan tawaran untuk turun dari jabatan kepresidenan ini dalam konferensi pers di ibu kota Kyiv pada Minggu (23/2/2025).
PROHABA.CO - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bersedia meninggalkan jabatan kepresidenannya dengan dua syarat.
Tawaran ini mulai dijadikan pilihan ketika negaranya dihadapkan dengan serangan drone Rusia terbesar sejak perang kedua negara itu dimulai.
Seperti diketahui, perang Rusia dan Ukraina dimulai sejak 24 Februari 2022 lalu yang ditandai dengan invasi besar-besaran yang dilakukan Rusia ke Ukraina.
Walaupun demikian, sebenarnya ketegangan antara dua negara ini sudah berlangsung sejak 2014 ketika Rusia mencaplok Crimea dari Ukraina dan menyokong sebuah kelompok pemberontak di wilayah Donbas, Ukraina.
Zelensky memberikan tawaran untuk turun dari jabatan kepresidenan ini dalam konferensi pers di ibu kota Kyiv pada Minggu (23/2/2025).
Hal itu tak lepas dari makin retaknya hubungan Zelensky dengan pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) yang dipimpin Donald Trump.
Dilansir dari Al Jazeera, Zelensky mengatakan “Jika ini bertujuan untuk memberikan perdamaian kepada Ukraina dengan harusnya saya turun dari jabatan kepresidenan, maka saya siap.”
“Saya bersedia menukar penawaran ini dengan pemberian keanggotaan NATO kepada Ukraina.
Jika ini terjadi, maka saya akan segera turun,” lanjut Zelensky.
Pergantian Presiden AS dari Joe Biden ke Donald Trump sangat dirasakan dampaknya oleh Ukraina.
Joe Biden sangat mendukung Ukraina, sementara Donald Trump yang kurang mendukung Ukraina dan bahkan menyebut Zelensky sebagai 'dictator' menjadikan Zelensky semakin terpojok di dalam perang ini.
Zelensky mengatakan, beberapa waktu lalu, Rusia meluncurkan serangan drone terbesar ke Ukraina sejak perang dimulai.
Rusia mengerahkan 267 drone untuk menyerang ukraina dalam waktu semalam.
Drone Ukraina
Ukraina
Rusia
Drone
Presiden Ukraina
Volodymyr Zelensky
Zelensky
Presiden AS
Presiden Amerika Serikat (AS)
Donald Trump
Joe Biden
Prohaba.co
| Putin Umumkan Gencatan Senjata 3 Hari di Ukraina, Bertepatan Perayaan Kemenangan Perang Dunia II |
|
|---|
| Bergabung dengan Tentara Rusia, Putra Wakil Direktur CIA Tewas dalam Perang di Ukraina |
|
|---|
| Ukraina Luncurkan Serangan Drone Terbesar hingga Timbulkan Kerusakan di Ibu Kota Rusia |
|
|---|
| Amerika Serikat Mulai Tampak Bersekutu dengan Oposisi dalam Penyelesaian Konflik Rusia dan Ukraina |
|
|---|
| Bergabung dengan Tentara Ukraina pada 2022, Juara Angkat Besi Eropa Tewas dalam Perang Lawan Rusia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/zelensky-ukraina.jpg)