Luka Bakar
Hindari Kompres Gunakan Es, Ini Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Sesuai Keparahannya
Luka bakar dapat menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, pembengkakan, hingga kerusakan jaringan yang lebih dalam.
Penulis: Amelia Puspa Trinanda | Editor: Muliadi Gani
Hindari Kompres Gunakan Es, Ini Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar Sesuai Keparahannya
PROHABA.CO - Luka bakar adalah cedera pada kulit atau jaringan tubuh yang disebabkan oleh paparan panas, listrik, bahan kimia, atau radiasi.
Luka bakar dapat menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, pembengkakan, hingga kerusakan jaringan yang lebih dalam.
Biasanya luka bakar terjadi di permukaan kulit, dan perlu segera diobati karena dapat menimbulkan infeksi pada kulit.
Penanganan dan perawatan pada luka bakar tergantung pada tingkat keparahannya.
Tingkatan Luka bakar
Luka bakar dikategorikan menjadi beberapa derajat:
- Derajat pertama: hanya mengenai lapisan luar kulit (epidermis), ditandai dengan kemerahan dan nyeri ringan. Contohnya kulit terbakar akibat sinar matahari.
- Derajat kedua: mencapai lapisan kulit lebih dalam (dermis), sering menyebabkan lepuhan dan nyeri lebih intens.
- Derajat ketiga: merusak semua lapisan kulit hingga jaringan di bawahnya, sering kali menyebabkan mati rasa karena ujung saraf rusak.
Penanganan luka bakar tergantung pada tingkat keparahannya, mulai dari perawatan mandiri untuk luka ringan hingga penanganan medis darurat untuk luka yang lebih serius.
Baca juga: Santri Bakar Pengurus Ponpes di Langkat, Korban Alami Luka Bakar 80 Persen
Baca juga: Motif Pekerja Bengkel Bunuh Anak Bosnya di Tabalong Kalsel, Kesal Diganggu saat Tidur
Pertolongan pertama pada luka bakar
Dilansir dari kanal Youtube Kata Dokter pada Sabtu (22/3/2025), berikut ini pertolongan pertama pada luka bakar yang dapat dilakukan:
Penanganan luka bakar akibat kontak dengan benda panas seperti panci atau alat penata rambut.
- Langkah pertama, dinginkan area yang terbakar dengan air dingin selama minimal 10 menit.
- Hindari penggunaan es atau es batu untuk mencegah kerusakan jaringan kulit.
- Lepaskan pakaian atau aksesoris yang melekat pada kulit yang terbakar, tetapi jangan menarik atau merobeknya.
- Tutup luka dengan kain bersih atau kasa steril yang lembab; hindari kapas atau bahan berbulu lainnya.
- Jangan mengoleskan minyak, krim, atau bahan lain pada luka bakar.
- Jika luka bakar parah (gelembung, jaringan hitam/gosong), segera hubungi layanan medis darurat.
- Dokter akan mengevaluasi kondisi luka bakar dan memberikan perawatan yang sesuai, termasuk obat pereda nyeri dan antibiotik.
- Penting untuk mengikuti instruksi dokter tentang perawatan luka dan pencegahan infeksi.
Pengobatan yang cepat dan tepat pada luka bakar sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.
(Penulis adalah mahasiswa internship dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala)
Baca juga: Pernah Merasa Tidak Nyaman Karena Cantengan? Ini Solusi dari Dokter
Baca juga: 8 Cara Efektif Turunkan Kadar Asam Urat dengan Cepat, Berikut Rinciannya
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Menteri Transmigrasi Sebut Aceh Tengah Jadi Pusat Perhatian Pemerintah |
|
|---|
| Begal Sadis Bacok Siswa SMA di Kota Binjai, Sepeda Motor Vario dan Ponsel Ikut Dirampas |
|
|---|
| PKS Aceh Dorong Ketahanan Pangan dan Geliatkan Ekonomi Keluarga Dalam Pelatihan Urban Farming |
|
|---|
| Muhammad Aril dan Talha Della Sintia Juara Duta Baca USK 2026 |
|
|---|
| Disbudpar Aceh dan GEKRAFS Jalin Kerja Sama, Genjot Promosi Wisata dan Ekraf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-luka-bakar-Nasib-malang-dialami-Srigus-Wulandari-yang-disiram-air-panas-oleh-suaminya.jpg)