Kebakaran di Bireuen
Tiga Rumah Warga Peusangan Bireuen Ludes Terbakar
Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Bireuen. Kali ini, tiga unit rumah di dua lokasi terpisah di Desa Nicah dan Desa Cot Bada Barat,
Lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen turut dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna membantu penanganan dan pemadaman api.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
PROHABA.CO, BIREUEN – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Bireuen.
Kali ini, tiga unit rumah di dua lokasi terpisah di Desa Nicah dan Desa Cot Bada Barat, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar menjelang Subuh, Selasa (8/4/2025).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Namun ketiga rumah mengalami kerugian materil karena bangunan rumah dan beserta semua isinya habis terbakar.
Kejadian pertama sekitar pukul 03.30 WIB, Selasa (8/4/2025), di mana satu unit rumah konstruksi kayu berdinding tepas milik Muhammad Yasir (31), di Desa Nicah, Peusangan yang ditempati bersama istri bersama tiga anaknya, ludes terbakar.
Kemudian, satu unit rumah konstruksi semipermanen milik Muhammad Lateh (73), mertua dari Muhammad Yasir yang ditempati bersama istri dan dua anaknya, juga hangus dilalap api.
Lokasi kedua rumah yang diamuk ‘si jago merah’ itu memang berdekatan, yakni hanya terpaut 1 meter
Kemudian, satu unit rumah lainnya berkonstruksi kayu milik Nurlela (65), di Desa Cot Bada Barat, Peusangan, berjarak sekitar 1 kilometer (Km) lebih arah barat dari rumah terbakar sebelumnya, juga ludes dilahap api, sekitar pukul 04.30 WIB, Selasa (8/4/2025).
Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran menjelang Shalat Subuh tersebut.
Namun, pemilik dari ketiga rumah mengalami kerugian materil karena bangunan rumah dan seluruh harta benda mereka ludes terbakar, sehingga tidak punya tempat tinggal.
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, 18 Rumah Dinas Asrama Kompi Kodim 0104/Atim di Langsa Hangus Terbakar
Lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen turut dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna membantu penanganan dan pemadaman api.
Cepatnya rambatan api menyebabkan ketiga rumah terbakar itu tidak dapat diselamatkan.
Melansir amatan Serambinews.com, pada dua rumah terbakar di Desa Nicah yaitu milik Muhammad Lateh dan milik Muhammad Yasir, rata dengan tanah.
Selain rumah terbakar, satu unit sepeda motor baru sebulan dibelinya dan satu sepeda, hanya tinggal kerangka saja.
Menyangkut musibah kebakaran, Muhammad Yasir menjelaskan, saat itu dirinya sudah tertidur.
Tiba-tiba, istrinya bernama Lindayani terbangun saat mendengar suara keras di luar yang disangka sedang hujan disertai angin kencang.
Saat melihat keluar, ternyata kobaran api sudah besar membakar dinding belakang rumah orangtuanya yang hanya berselang 1 meter dengan lorong di depan rumahnya.
"Spontan kami lari keluar selamatkan diri dan bangunin ayah sama mamak dan anak-anak kami tidur di rumah mamak," jelasnya.
“Sumber apinya belum tahu dari mana, tiba-tiba sudah membesar,” beber dia.
“Tidak ada harta benda bisa kami selamatkan, satu unit sepeda motor Honda Vario 160 milik saya yang baru satu bulan kredit ikut terbakar,” ungkapnya sedih.
Baca juga: 35 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia U17 2025, 13 Tiket Masih Diperebutkan, Ini Daftar Lengkapnya
Dampak Kebakaran, Delapan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Dampak dari musibah yang terjadi jelang Subuh tersebut membuat 8 jiwa kini tak lagi punya tempat tinggal.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, di mana satu unit rumah berkonstruksi kayu berdinding tepas milik Muhammad Yasir (31), di Desa Nicah, Peusangan yang ditempati bersama istri dan tiga anaknya, ludes terbakar.
Kemudian, satu unit rumah berkonstruksi semipermanen milik Muhammad Lateh (73), mertua dari Muhammad Yasir yang ditempati bersama istri dan dua anaknya, dengan lokasi berdekatan terpaut 1 meter dari rumah M Yasir, juga ikut ludes terbakar.
Selanjutnya, satu unit rumah lainnya berkonstruksi kayu milik Nurlela (65), di Desa Cot Bada Barat, Peusangan, berjarak sekitar 1 Km lebih arah barat dari rumah terbakar sebelumnya, juga ludes terbakar, sekitar pukul 04.30 WIB, Selasa (8/4/2025).
Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga itu.
Namun begitu, pemilik dari ketiga rumah tersebut mengalami kerugian materil karena bangunan rumah dan seluruh harta benda mereka ludes terbakar sehingga kini tidak punya lagi tempat tinggal.
Lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Bireuen turut dikerahkan BPBD membantu penanganan dan pemadaman api bersama anggota Polsek Peusangan maupun warga.
Cepatnya rambatan api mengakibatkan ketiga rumah terbakar itu tidak dapat diselamatkan.
Dampak besar dari musibah tersebut sebanyak delapan jiwa kehilangan tempat tinggal.
Pemkab Bireuen langsung mengantar bantuan masa panik kepada para korban.
Menyangkut penyebab kebakaran, Kapolsek Peusangan, AKP Abdullah, SSos didampingi Kanit Reskrim, Aipda Zulfazli, SH, CPM dalam menyatakan, masih dalam penyelidikan pihaknya.(*)
Baca juga: Pemilik Mudik, Satu Rumah di Aceh Jaya Terbakar, Penyebab Kebakaran dan Jumlah Kerugian Masih Didata
Baca juga: 10 Bilik Santri dan Satu Rumah Guru Ludes Terbakar di Bireuen
Baca juga: Bansos Mei 2025 Segera Disalurkan, Ini Jenis-Jenis Bantuan, Cara Mendapatkan dan Syarat-syaratnya
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Berita Bireuen
Kebakaran
Rumah Terbakar
kebakaran rumah
tiga rumah terbakar di bireuen
Peusangan
Prohaba.co
| Rumah Dua Anak Yatim di Bireuen Ludes Terbakar, Warga Berbondong Bantu |
|
|---|
| Ditinggal ke Masjid, Rumah Bilal di Samalanga Bireuen Hangus Terbakar |
|
|---|
| Kebakaran Rumah di Bireuen, Dapur Hangus dan Empat Kibas Luka Bakar |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Jeunieb Bireuen Hangus Terbakar Saat Pemilik Tarawih |
|
|---|
| Kebakaran di Kota JuangBireuen, Satu Rumah Hangus, Satu Rumah Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Dua-unit-rumah-di-Desa-Nicah-dan-1-rumah-di-Desa-Cot-Bada-Kecamatan-Peusangan-Bireuen-terbakar.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.