Selasa, 19 Mei 2026

Kebakaran di Bireuen

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Jeunieb Bireuen Hangus Terbakar Saat Pemilik Tarawih

Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bireuen. Dimana satu unit rumah permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb,

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Serambinews.com/ Yusmandin Idris
RUMAH TERBAKAR - Satu unit rumah konstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb,  Bireuen, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06 WIB. kebakaran diduga dipicu korsleting listrik karena api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap ruangan depan. (Serambinews.com/ Yusmandin Idris) 

Ringkasan Berita:
  • Satu rumah permanen di Desa Cot Geulumpang Tunong, Jeunieb, Bireuen hangus terbakar saat pemilik sedang melaksanakan shalat tarawih di meunasah.
  • Seluruh isi rumah ludes terbakar, termasuk dokumen penting dan barang dagangan, hanya mobil dan motor di teras yang berhasil diselamatkan.
  • Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap rumah, namun masih dalam penyelidikan.

 

PROHABA.CO, BIREUEN - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bireuen. Dimana satu unit rumah permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06 WIB. 

Peristiwa ini terjadi ketika pemilik rumah, Zulkifli (60), bersama istrinya Aina (63) dan seorang anak sedang melaksanakan shalat tarawih di meunasah yang berjarak sekitar 40 meter dari rumah mereka.

Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh isi rumah, termasuk dokumen penting dan barang dagangan di ruangan depan yang menjadi sumber usaha keluarga.

Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan, kecuali satu unit mobil Suzuki Escudo dan satu sepeda motor Honda Vario yang berada di teras rumah.

Baca juga: Polres Nagan Raya Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 42 Gram Barang Bukti

Kronologi Kejadian

Melansir informasi yang dihimpun Serambinews.com menyebutkan, warga sekitar yang juga sedang melaksanakan shalat tarawih mendengar teriakan anak-anak bahwa ada rumah terbakar.

Jamaah pun segera bubar dan berlari menuju lokasi untuk berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Keuchik setempat bersama warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Simpang Mamplam dan Pos Induk Bireuen.

Meski warga berusaha keras, api semakin membesar terutama di bagian atap rumah.

Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Namun, api sudah terlanjur meluas sehingga hampir seluruh bangunan dan isi rumah ludes terbakar.

Zulkifli mengaku tidak mengetahui awal mula kebakaran karena saat kejadian ia sedang berada di meunasah.

Sementara itu, seorang warga bernama Sitorus (54) yang tinggal dekat lokasi mengatakan melihat cahaya terang dari rumah korban ketika sedang memasak.

Ia menduga api muncul dari bagian atap rumah.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Lambiheu Siem Aceh Besar, 8 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Dugaan Penyebab

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved