Minggu, 7 Juni 2026

Kebakaran di Bireuen

Kebakaran Rumah di Bireuen, Dapur Hangus dan Empat Kibas Luka Bakar

Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bireuen. Kali menimpa satu unit rumah permanen milik Junaidi M Tayeb (46) di Dusun Lamkuta, Gampong Pulo Iboih,

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
PADAMKAN API - Petugas Damkar Bireuen, Selasa (10/3/2026) sedang memadamkan api di salah satu rumah di Desa Pulo Iboih, Jangka. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga sumber api dari sisa bara api di tungku kayu di dapur belakang rumah dekat kandang kambing. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah permanen milik Junaidi M Tayeb di Dusun Lamkuta, Bireuen, terbakar pada Selasa malam, namun api hanya melalap bagian dapur dan kandang kambing.
  • Peristiwa diduga akibat sisa bara api di tungku kayu, tidak menimbulkan korban jiwa, namun empat ekor kambing mengalami luka bakar.
  • Rahmi bersama warga berusaha memadamkan api, dibantu petugas damkar yang mengerahkan lima unit mobil sehingga kebakaran berhasil dikendalikan.

 

PROHABA.CO, BIREUEN - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bireuen. Kali menimpa satu unit rumah permanen milik Junaidi M Tayeb (46) di Dusun Lamkuta, Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Bireuen, terbakar pada Selasa malam (10/3/2026) sekitar pukul 22.20 WIB.

Beruntung, api berhasil dipadamkan sehingga rumah tidak habis dilalap si jago merah.

Bagian yang terbakar hanya dapur dan kandang kambing di belakang rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga sumber api dari sisa bara api di tungku kayu di dapur belakang rumah dekat kandang kambing.

Namun, akibat kejadian itu, empat ekor kibas dalam kandang di lokasi kejadian mengalami luka bakar.

Baca juga: Kebakaran Toko Ponsel di Banda Aceh, Kerugian Capai Rp700 Juta

Kronologi Kejadian

Saat kebakaran terjadi, Junaidi tidak berada di rumah.

Istrinya, Rahmi (38), bersama tiga anak mereka yaitu Rais (10), Ainsyah (7), dan M Rafa (3)  sudah tertidur.

Rahmi tiba-tiba terbangun setelah mendengar suara kambing ribut di kandang dekat dapur.

Ketika memeriksa, ia terkejut melihat api sudah berkobar di dapur.

Begitu terkejutnya ibu tiga anak itu, saat melihat dapur sudah terbakar dan kobaran api telah menyala besar.

Rahmi saat itu tidak panik, Ia berusaha memadamkan api dengan menyalakan mesin air, namun selang yang digunakan sudah terkena api sehingga tidak bisa dipakai.

Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar.

Sejumlah warga berdatangan dan membantu menyiram api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Baca juga: Mahasiswi Pascasarjana IAIN Langsa Raih Nilai A Sidang Tesis Meski Hidup di Tenda Pengungsian

Dugaan Penyebab

Rahmi menduga sumber api berasal dari sisa bara di tungku kayu yang digunakan untuk memasak air pada sore hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved