Minggu, 19 April 2026

Kebakaran di Bireuen

Rumah Dua Anak Yatim di Bireuen Ludes Terbakar, Warga Berbondong Bantu

Musibah kebakaran melanda Dusun Lam Pucok, Desa Cot Rabo Tunong, Peusangan, Bireuen, Rabu (25/3/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
RUMAH TERBAKAR – Satu unit rumah permanen milik anak yatim di Desa Cot Rabo Tunong, Peusangan Bireuen ludes terbakar, Rabu (25/3/2026)  sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun harta benda dan seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan. (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • Tempat tinggal permanen peninggalan orang tua Bilalbirrabbah (15) dan Mulkan Abbas (10) hangus terbakar, hanya menyisakan bangunan beton.
  • Saat kejadian, kedua anak yatim sedang berada di rumah neneknya sehingga selamat, meski seluruh harta benda termasuk sepeda motor dan sepeda habis dilalap api.
  • Warga berbondong membantu memadamkan api sebelum petugas damkar tiba dengan lima unit mobil pemadam, namun rumah tetap tidak 

 

PROHABA.CO, BIREUEN - Musibah kebakaran melanda Dusun Lam Pucok, Desa Cot Rabo Tunong, Peusangan, Bireuen, Rabu (25/3/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Satu unit rumah permanen peninggalan orang tua yang ditempati dua anak yatim, Bilalbirrabbah (15) dan Mulkan Abbas (10), ludes terbakar hingga hanya menyisakan bangunan beton.

Rumah tersebut sebelumnya menjadi tempat tinggal utama bagi kedua anak yatim piatu itu.

Seluruh isi rumah, mulai dari pakaian, sepeda motor Honda Scoopy, hingga dua sepeda yang salah satunya sering digunakan Mulkan untuk berangkat sekolah, hangus terbakar.

Tidak hanya rumah mereka, kebakaran juga merembet ke bagian samping rumah nenek mereka, M Nasir (61), yang berada tepat di sebelah.

Beruntung, saat kejadian, Bilalbirrabbah dan Mulkan sedang berada di rumah sang neneknya di samping rumah tersebut sehingga tidak ada korban jiwa.

Namun seluruh harta benda termasuk satu sepeda motor merk Honda Scoopy dan dua sepeda dayung salah satunya sering  digunakan Mulkan pergi sekolah tinggal kerangka. 

Baca juga: Lima Rumah Terbakar di Simeulue Barat, Lima KK Kehilangan Tempat Tinggal

Warga Bantu Padamkan Api

Melihat api yang membesar, kedua anak yatim segera meminta pertolongan warga.

Keuchik Cot Rabo Tunong, Furkan Syahputra (26) yang didampingi M Nasir, mengatakan warga langsung berdatangan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Melihat ada kebakaran, sejumlah warga langsung membantu memadamkan api dan melaporkan ke Pos Damkar,” ujarnya.

Warga juga segera mengevakuasi kedua anak yatim tersebut ke rumah tetangga agar tetap aman.

Dukungan masyarakat terlihat nyata, dengan banyak warga yang berusaha menyelamatkan harta benda dan mencegah api merambat ke rumah lain.

Komandan Regu (Danru) Pos Induk Kota Bireuen, Afrizal, menyampaikan pihaknya menerima laporan kebakaran di Peusangan dan segera mengerahkan tiga unit mobil pemadam dari pos induk, ditambah satu unit dari pos Juli dan satu unit dari pos Kutablang.

Setiba di lokasi, petugas bersama warga langsung memadamkan api dan melakukan pendinginan di sekitar rumah nenek korban yang berada di sebelah barat rumah tersebut agar tidak ikut terbakar.

Baca juga: Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata AS, Eskalasi Konflik Timur Tengah Meningkat

Kehilangan Tempat Tinggal

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved