Program MBG
Program MBG di Sumatera Selatan Dihentikan Sementara, Ini Alasannya
Program MBG di Sumatera Selatan ini harus dihentikan sementara setelah ratusan siswa dilarikan ke rumah sakit setelah terindikasi keracunan makanan
Penulis: Achmad Erfian Nabila | Editor: Jamaluddin
Kabar pemberhentian sementara Program MBG ini disampaikan Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, melalui pesan singkat.
PROHABA.CO - Program makan bergizi atau MBG kembali bermasalah setelah ratusan siswa mulai dari PAUD hingga SMA mengalami keracunan.
Imbas dari kejadian itu, program makan bergizi gratis yang dilaksanakan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, tersebut terpaksa dihentikan sementara.
Kabar pemberhentian sementara Program MBG ini disampaikan Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, melalui pesan singkat.
“Untuk sementara, pihak kateringnya menyetop dulu hari ini, mudah-mudahan kalau sudah selesai besok melayani MBG lagi,” ujar Iwan, Selasa (6/5/2025).
Iwan menjelaskan, siswa mengalami mual dan muntah serta terindikasi mengalami keracunan setelah memakan makanan program MBG.
Namun, mereka masih menunggu hasil lab untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
“Kalau indikasi keracunan iya, tapi hasil labnya belum keluar,” ujarnya dikutip dari Kompas.com.
Menurut Iwan, total siswa yang mengalami keracunan tersebut mencapai 173 orang.
Baca juga: Tragedi di Musi Rawas Sumsel, 3 Anggota Keluarga Tewas Diduga Keracunan Asap Genset
Baca juga: Siswa di Tasikmalaya Diduga Keracunan MBG Capai 400 Orang, Kadisdikbud: Sudah Turunkan Tim
Baca juga: Puluhan Anak di Bantul Keracunan Massal Usai Makan Takjil Rice Bowl
Mereka yang terindikasi keracunan juga sudah menjalani perawatan di RSUD Talang Ubi, PALI, sejak kemarin.
“Dari 173 anak yang dirawat, tinggal 11 anak-anak yang rawat inap.
Insya Allah setelah dilakukan tindakan medis, mereka hari ini kemungkinan pulang dan beraktivitas seperti biasa,” ungkap Iwan.
Sebelumnya, sebanyak 64 murid SD mengalami keracunan.
Namun, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan yang terbaru, jumlah murid yang keracunan sudah mencapai 121 orang.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Dedi Irawan, mengatakan, 121 murid yang diduga mengalami keracunan tersebut mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Benar dugaan keracunan pangan MBG di Kabupaten PALI, laporan Dinkes ada 121 yang terdampak.
Siswa itu mulai dari PAUD sampai SMA semua terdampak.
Itu data berdasarkan laporan pada malam ini,” ujar Dedi saat dihubungi Senin (5/5/2025). (Penulis adalah Mahasiswa Internship dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratusan Siswa Keracunan Makanan, MBG di Sumsel Dihentikan Sementara"
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Keracunan-Makanan-Program-MBG.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.