Rabu, 20 Mei 2026

Kesehatan

Orang Indonesia Malas Jalan Kaki, Mengapa? Ini Alasannya

masyarakat Indonesia menjadi penduduk yang paling malas jalan kaki bukan hal yang mengejutkan lagi, namun ada beberapa alasan yang menyebabkan hal ini

Tayang:
Penulis: Cut Bintu Jabbabirah | Editor: Jamaluddin
FREEP!K
WARGA JALAN KAKI - Ilustrasi masyarakat luar negeri terutama orang Eropa yang terbiasa berjalan kaki dan memiliki fasilitas yang nyaman dan mendukung bagi pejalan kaki yang berbanding terbalik dengan Indonesia. 

Di beberapa negara terbesar di dunia yang melibatkan data langkah kaki dari 717.000 orang, menunjukkan bahwa rata-rata orang Indonesia hanya melangkah 3.513 langkah per hari. Jumlah ini jauh berada di bawah rata-rata dunia yaitu 5.000 langkah setiap hari.

PROHABA.CO - Orang Indonesia adalah orang yang paling malas jalan kaki.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil penelitian Universitas Stanford.

Dikutip dari akun instagram kulturdomestik, Universitas Stanford melakukan aktivitas yang memetakan aktivitas fisik di 111 negara.

Di beberapa negara terbesar di dunia yang melibatkan data langkah kaki dari 717.000 orang, menunjukkan bahwa rata-rata orang Indonesia hanya melangkah 3.513 langkah per hari.

 Jumlah ini jauh berada di bawah rata-rata dunia yaitu 5.000 langkah setiap hari.

Namun, ini bukan Hal yang aneh bagi orang Indonesia sendiri. 

Di balik masalah ini semua, pasti ada alasan mengapa orang Indonesia malas jalan kaki.

Berikut beberapa alasannya:

1. Fasilitas pejalan kaki 

Di Indonesia memiliki trotoar yang sempit, rusak, dan jalanan yang ramai kadang-kadang atau sering dipakai untuk parkir atau berdagang.

Hal ini berbeda dengan negara Eropa yang mana memiliki kota yang ramah pejalan kaki dengan atraksi wisata yang dekat dan fasilitas pedestrian yang memadai.

Kota-kota seperti di Italia, Inggris, Finlandia, Swedia, Norwegia, dan Latvia, menawarkan pengalaman berjalan kaki yang menyenangkan dengan destinasi wisata menarik.

Kota lain seperti di Spanyol, Turkiye, Yunani, Jerman, Portugal, dan Estonia, yang juga memiliki infrastruktur yang mendukung aktivitas berjalan kaki dengan trotoar yang luas dan nyaman.

Di Eropa sendiri, fasilitas untuk pedestrian juga sangat ramah di mana ada beberapa tempat atau kawasan yang bebas dari kendaraan dan trotoar yang nyaman, sehingga pedestrian merasa nyaman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved