Selasa, 28 April 2026

Berita Banda Aceh

Waspada! Cuaca Ekstrem di Aceh, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh memperkirakan sebagian besar

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/ INDRA WIJAYA
ILUSTRASI - Ilustrasi hujan deras. Warga melintas saat hujan lebat di kawasan Jembatan Pante Perak, Banda Aceh, Sabtu (23/11/2024). Waspada! Cuaca Ekstrem di Aceh, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh memperkirakan sebagian besar wilayah Aceh akan mengalami hujan ringan hingga lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Prakirawan BMKG SIM, Miftahul Jannah, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh.

Selain itu, kehadiran gelombang atmosfer equatorial Rossby turut memperkuat aktivitas konvektif di kawasan tersebut.

“Fenomena ini meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif di wilayah yang dilaluinya,” ujar Miftahul saat dikonfirmasi Prohaba.co, Jumat (11/7/2025).

Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diprediksi terjadi selama periode 11 hingga 13 Juli 2025, dan berpotensi berlanjut beberapa hari setelahnya.

Selain faktor atmosfer, Miftahul juga menyebutkan adanya anomali suhu muka laut di perairan sekitar Aceh yang turut memperbesar peluang penguapan dan penambahan massa uap air di wilayah Aceh.

Baca juga: BMKG Sebut 70 Persen Wilayah Aceh Masih Didera Kemarau, Warga Diminta Waspadai Kekeringan

Baca juga: BPBD Banda Aceh Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Ekstrem

Berdasarkan hasil pantauan BMKG pada 11 Juli 2025, cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi di wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Barat, Simeulue, dan Aceh Singkil. 

Sementara itu, pada 12 Juli 2025 cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Simeulue, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Besar, dan Aceh Tengah.

Kemudian, pada 13 Juli 2025 cuaca ekstrem juga berpotensi melanda Aceh Jaya, Aceh Besar, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, dan Aceh Utara.

Berkaitan dengan kondisi cuaca ini, Miftahul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang dapat terjadi akibat hujan dengan durasi panjang.

“Jika melihat awan tebal kehitaman dan hujan mulai turun meski hanya rintik-rintik, khususnya di daerah pegunungan, warga sebaiknya segera menghindari lereng dan aliran sungai,” sarannya.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Indonesia Hingga 20 Maret 2025

Baca juga: 6 Rekomendasi Speaker Aktif Polytron Super Bas Terbaik

Baca juga: BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah pada 8-14 April 2025

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved