Berita Banda Aceh
Waspada! Cuaca Ekstrem di Aceh, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh memperkirakan sebagian besar
Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh
PROHABA.CO, BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh memperkirakan sebagian besar wilayah Aceh akan mengalami hujan ringan hingga lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG SIM, Miftahul Jannah, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh.
Selain itu, kehadiran gelombang atmosfer equatorial Rossby turut memperkuat aktivitas konvektif di kawasan tersebut.
“Fenomena ini meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif di wilayah yang dilaluinya,” ujar Miftahul saat dikonfirmasi Prohaba.co, Jumat (11/7/2025).
Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diprediksi terjadi selama periode 11 hingga 13 Juli 2025, dan berpotensi berlanjut beberapa hari setelahnya.
Selain faktor atmosfer, Miftahul juga menyebutkan adanya anomali suhu muka laut di perairan sekitar Aceh yang turut memperbesar peluang penguapan dan penambahan massa uap air di wilayah Aceh.
Baca juga: BMKG Sebut 70 Persen Wilayah Aceh Masih Didera Kemarau, Warga Diminta Waspadai Kekeringan
Baca juga: BPBD Banda Aceh Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Ekstrem
Berdasarkan hasil pantauan BMKG pada 11 Juli 2025, cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi di wilayah Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Barat, Simeulue, dan Aceh Singkil.
Sementara itu, pada 12 Juli 2025 cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Simeulue, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Aceh Besar, dan Aceh Tengah.
Kemudian, pada 13 Juli 2025 cuaca ekstrem juga berpotensi melanda Aceh Jaya, Aceh Besar, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, dan Aceh Utara.
Berkaitan dengan kondisi cuaca ini, Miftahul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang dapat terjadi akibat hujan dengan durasi panjang.
“Jika melihat awan tebal kehitaman dan hujan mulai turun meski hanya rintik-rintik, khususnya di daerah pegunungan, warga sebaiknya segera menghindari lereng dan aliran sungai,” sarannya.
Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Indonesia Hingga 20 Maret 2025
Baca juga: 6 Rekomendasi Speaker Aktif Polytron Super Bas Terbaik
Baca juga: BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah pada 8-14 April 2025
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Dua Mahasiswa Ditangkap, Polisi Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal Tanpa Cukai |
|
|---|
| Ketika Panggilan Darurat Berujung Kepedulian, Kisah Wardiah dan Polisi Banda Aceh |
|
|---|
| Masyarakat Sipil Aceh Laporkan Ade Armando dan Abu Janda ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Gubernur Mualem Pimpin Rapat Validasi Data JKA Bersama Sekda dan Dinkes Aceh |
|
|---|
| 37 PMI Deportasi dari Malaysia Tiba di Aceh, Mayoritas Tak Miliki Dokumen dan Terjerat Kasus Narkoba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Warga-melintas-saat-hujan-lebat-di-kawasan-Jembatan-Pante-Perak-Banda-Aceh.jpg)