Nekat Jambret Tas Guru, Pemuda 21 Tahun di Asahan Dihajar Massa hingga Babak Belur
Seorang pemuda berinisial I (21), warga Aek Kuasan, Aek Ledong, Kabupaten Asahan,babak belur setelah nekat menjambret tas seorang guru bernama Jumiati
Ringkasan Berita:
- Pelaku jambret berinisial I (21) terjatuh saat merampas tas guru bernama Jumiati dan kemudian dihajar warga hingga babak belur.
- Polisi mengamankan pelaku ke Polsek Pulau Raja untuk penyidikan lebih lanjut dan persiapan pelimpahan berkas ke pengadilan.
- Warga resah karena kasus penjambretan di Jalinsum Aek Kuasan sering berulang, sehingga memicu kemarahan massa.
PROHABA.CO, ASAHAN – Seorang pemuda berinisial I (21), warga Aek Kuasan, Aek Ledong, Kabupaten Asahan, babak belur setelah nekat menjambret tas seorang guru bernama Jumiati (39) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Aek Kuasan, Rabu (3/12/2025).
Aksi pelaku berakhir tragis saat ia terjatuh ketika berusaha menarik tas korban, sebelum akhirnya dihakimi warga yang melintas.
Kasi Humas Polres Asahan, AKP Herli Damanik, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pelaku sudah mengikuti korban dari belakang sebelum mencoba merampas tas yang diselempangkan di bahu korban.
“Saat ditarik, korban melakukan perlawanan sehingga keduanya terjatuh.
Korban berteriak meminta pertolongan dan masyarakat yang melintas langsung mengamankan pelaku,” ujar Herli.
Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Pulau Raja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Dua Petani Aceh Dituntut 16 Tahun Penjara karena Selundupkan 2,3 Kg Sabu dari Malaysia
Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Jambret HP Mahasiswi Medan di Aceh Utara
“Pelaku sudah diamankan dan ditahan di Polsek Pulau Raja.
Saat ini proses penyidikan berjalan untuk persiapan pelimpahan berkas ke pengadilan,” tambahnya.
Sementara itu, melansir dari tribun-medan.com, sebuah video amatir yang beredar menunjukkan pelaku dalam kondisi babak belur setelah dihajar massa.
Banyak warga mengaku kesal karena insiden penjambretan di ruas Jalinsum Aek Kuasan disebut sering terjadi dan meresahkan.
Bukit, salah satu warga yang dihubungi dari tribun-medan.com, menegaskan bahwa kasus serupa sudah berulang kali berlangsung di wilayah tersebut.
“Udah berulang. Itulah bentuk kekesalan warga.
Mungkin juga ada yang pernah jadi korban pembegalan di sana,” ungkapnya.
| Kepala Badan Komunikasi RI Dorong Penguatan Peran ANTARA di Era Digital |
|
|---|
| Dua WNA Rusia Ditangkap BNN di Bali, Selundupkan 7,8 Kg Narkoba Hashish |
|
|---|
| Nisa Aulia dan Muhammad Nazmi Wakili Unimal di International Summer School 2026 di Kazakhstan |
|
|---|
| Suami Tega Tebas Istri hingga Tewas di Mamuju Tengah, Anak Ikut Jadi Korban |
|
|---|
| BBPOM Aceh Temukan Jamu Tanpa Izin Edar, Sasar Pedagang Jamu Gerobak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Sebuah-video-amatir-yang-beredar-menunjukkan-pelaku-dalam-kondisi-babak-belur-setelah-dihajar-massa.jpg)