Selasa, 5 Mei 2026

Berita Nasional

Nadiem Makarim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Chromebook Rp9,3 Triliun

Nadiem Anwar Makarim, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,3 triliun

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
PUSPENKUM KEJAGUNG
KORUPSI LAPTOP CHROMEBOOK - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kemendikbudristek pada 2019-2022, Kamis (4/9/2025) 

PROHABA.CO - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim angkat bicara terkait penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Ia menyampaikan pernyataan dengan menggunakan rompi tahanan seraya berjalan keluar dari kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) usai menjalani pemeriksaan sejak Kamis (4/9/2025) pagi.

Nadiem menegaskan ia tidak pernah melakukan kesalahan apapun dan yakin kebenaran akan terungkap.

Nadiem Anwar Makarim, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,3 triliun oleh Kejaksaan Agung RI.

Penetapan ini dilakukan usai penyidik memeriksa lebih dari 120 saksi dan 4 ahli, serta menemukan bukti kuat terkait peran Nadiem dalam merancang spesifikasi perangkat TIK yang diduga merugikan negara.

Nadiem dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Nadiem menjadi tersangka kelima dalam perkara ini, menyusul:

Jurist Tan (mantan staf khusus)

Ibrahim Arief (mantan konsultan teknologi)

Sri Wahyuningsih (mantan Direktur SD)

Mulyatsyah (mantan Direktur SMP)

Nadiem Anwar Makarim, menolak dengan tegas statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Kamis (4/9/2025), Nadiem menyatakan dirinya tidak bersalah.

“Saya tidak melakukan apa pun. Tuhan akan melindungi saya, kebenaran akan keluar,” ucapnya dengan suara bergetar namun tegas.

Baca juga: Terkait Kasus Chromebook, Ratusan Kepsek Diperiksa, Awal Pemeriksaan 11 Agustus

Kemudian dengan wajah kecewa Nadiem juga menyampaikan pesan kepada istri dan empat anaknya untuk menguatkan diri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved