Jumat, 24 April 2026

Universitaria

Fakultas Ekonomi Bisnis USK Buka Program Doktor Ilmu Akuntansi

Program doktor ketiga di FEB USK tersebut akan mulai perkuliahan perdana semester ganjil tahun akademik 2025/2026, dengan pendaftaran mahasiswa baru

Editor: Misran Asri
FOR PROHABA
Kepala Departemen Akuntansi FEB USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., CA  

Program doktor di FEB USK akan mulai perkuliahan perdananya semester ganjil tahun akademik 2025/2026 dan pendaftaran mahasiswa baru 16–19 September 2025

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) mulai menapaki babak baru dalam pengembangan ilmu akuntansi. 

Setelah melalui proses yang cukup panjang, FEB USK kini resmi membuka Program Studi (Prodi) Doktor Ilmu Akuntansi berdasarkan SK No. 1723/ UN11/KPT/2025. 

Bahkan telah mendapatkan status akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) melalui SK No. 750/ DE/A.5/AR.11/IX/2025. 

Kabar gembira ini menandai semakin terbukanya kesempatan bagi putra-putri bangsa untuk menempuh pendidikan tertinggi di bidang akuntansi, sekaligus memperkuat posisi USK sebagai salah satu pusat keilmuan akuntansi terkemuka di Indonesia.

Baca juga: Satu Lagi Prodi di FEB USK Raih Akreditasi Unggul

Dengan dibukanya Prodi Doktor Ilmu Akuntansi, maka Departemen Akuntansi kini menawarkan semua jenjang pendidikan tinggi, yaitu Diploma Akuntansi, Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan.

Lalu, Sarjana Akuntansi, Magister Akuntansi dan yang terbaru Doktor Ilmu Akuntansi. 

Program doktor ketiga di FEB USK tersebut akan memulai perkuliahan perdana pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026, dengan pendaftaran mahasiswa baru berlangsung pada 16–19 September 2025. 

Jadi buruan daftar bagi yang berminat agar kesempatan emas ini tidak terlewatkan begitu saja.

Kehadirannya tentu disambut antusias, tidak hanya oleh kalangan akademisi, tetapi juga praktisi yang ingin memperdalam wawasan akuntansi dengan perspektif yang lebih luas dan berdampak.

Kepala Departemen Akuntansi FEB USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., CA menyampaikan bahwa kehadiran program doktor ini adalah buah dari kerja keras banyak pihak dan harapan besar bagi masa depan akuntansi di Aceh maupun Indonesia. 

“Kami ingin melahirkan lulusan doktor yang bukan sekadar kuat secara teori, tetapi juga peka terhadap persoalan nyata masyarakat. 

Baca juga: ESG Assurance Leader KPMG Indonesia Beri Kuliah Umum di FEB USK, Begini Paparan Angga Pujaprayoga

Akuntansi tidak hanya berbicara angka, melainkan juga solusi bagi tantangan besar bangsa, seperti kebencanaan dan kesehatan,” ungkapnya dengan penuh optimisme.

Fokus Akuntansi Kebencanaan dan Kesehatan

Dekan FEB USK, Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si., M.A turut menegaskan bahwa program ini memiliki keunikan tersendiri yang tidak banyak ditemui di perguruan tinggi lain. 

Selain bidang akuntansi umum, prodi Doktor Ilmu Akuntansi FEB USK juga memiliki dua konsentrasi yang menjadi keunikan prodi yaitu Akuntansi Kebencanaan dan Akuntansi Kesehatan yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan akademik sekaligus praktis di Indonesia. 

“Aceh punya pengalaman yang sangat berharga terkait bencana, dan sektor kesehatan semakin mendapat sorotan penting dalam pembangunan nasional. 

Kami berharap lulusan program ini mampu memberi kontribusi nyata, baik di dunia akademik maupun dalam kebijakan publik,” jelasnya.

Program ini didukung oleh setidaknya 12 dosen pengampu mata kuliah yang berkomitmen penuh, dengan 4 di antaranya bergelar profesor. 

Kehadiran para guru besar ini menjadi jaminan kualitas pembelajaran sekaligus kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para pakar yang telah diakui secara internasional. 

 

Dengan hadirnya Program Studi Doktor Ilmu Akuntansi FEB USK, diharapkan lahir generasi doktor akuntansi yang tidak hanya membanggakan almamater, tetapi juga menjadi motor perubahan di masyarakat. 

Program ini ingin menumbuhkan semangat bahwa akuntansi bisa menjadi alat penting dalam menjawab persoalan bangsa, sekaligus membuka jalan baru bagi riset-riset yang relevan dengan permasalahan bangsa.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved