Kegiatam Dekranasda Aceh Besar
Syech Muharram Tinjau Galeri dan Rumah Produksi UMKM Dekranasda Aceh Besar
Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris atau Syech Muharram, meninjau galeri dan rumah produksi UMKM Aceh Besar
Profil Singkat Dekranasda Aceh Besar
Dekranasda Aceh Besar merupakan organisasi yang dibentuk di tingkat kabupaten/kota sebagai bagian dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Fungsi utamanya adalah: membina, melestarikan, dan mengembangkan kerajinan daerah; mendorong peningkatan kualitas produk kerajinan masyarakat agar memiliki daya saing, baik di pasar lokal, nasional, maupun internasional; serta memberikan wadah bagi pengrajin, UMKM, serta pelaku ekonomi kreatif untuk meningkatkan keterampilan dan pemasaran produk.
Selain itu, Dekranasda juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam upaya pelestarian seni budaya, termasuk produk khas Aceh Besar.
Biasanya, ketua dekranasda di tingkat kabupaten/kota dijabat oleh istri bupati/wali kota.
Di Aceh Besar, Dekranasda fokus pada kerajinan khas seperti anyaman, bordir, songket, ukiran, hingga produk makanan tradisional yang bernilai budaya dan ekonomi.
Dekranasda Aceh Besar berdiri pada 3 Maret 1980.
Di tingkat daerah, Dekranasda hadir untuk mendukung pengrajin lokal sekaligus melestarikan warisan budaya.
Seiring perkembangan zaman, Dekranasda Aceh Besar bukan hanya bergerak pada sektor kerajinan tradisional, tapi juga merambah ke industri kreatif modern yang tetap berakar pada kearifan lokal.
Adapun program unggulan Dekranasda Aceh Besar, antara lain, pelatihan dan pembinaan perajin dengan mengadakan workshop keterampilan (tenun, bordir, anyaman, ukiran, dan batik Aceh); serta memberikan bimbingan tentang desain dan inovasi agar produk sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kemudian, mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif dengan cara membantu perajin memperoleh akses permodalan serta mendorong sertifikasi halal, hak cipta, atau hak merek produk.
Selanjutnya, promosi dan pameran produk yang dilakukan dengan mengikuti pameran di tingkat daerah, nasional, dan bahkan internasional; serta membuka gallery atau gerai Dekranasda Aceh Besar sebagai etalase produk lokal.
Kemudian, pelestarian budaya lokal melalui pelestarian kerajinan khas Aceh Besar seperti songket, kasab bordir, dan anyaman pandan; serta menghidupkan kembali motif tradisional yang mulai jarang digunakan.
Program unggulan terakhir dari Dekranasda Aceh Besar adalah digitalisasi pemasaran.
Program ini dilakukan dengan membantu perajin masuk ke platform digital (marketplace dan media sosial) agar produk lebih dikenal luas.
Adapun peran strategisnya adalah, Dekranasda Aceh Besar berfungsi sebagai jembatan antara pengrajin- pemerintah-masyarakat-pasar, sehingga produk lokal tidak hanya menjadi identitas budaya, tapi juga sumber peningkatan ekonomi masyarakat.
Singkatnya, Dekranasda Aceh Besar adalah wadah penting untuk melestarikan budaya sekaligus mendorong ekonomi kreatif masyarakat Aceh Besar. (*)
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Bupati Aceh Besar
Syech Muharram
H Muharram Idris
galeri dan rumah produksi
UMKM
Dekranasda Aceh Besar
Gampong Gani
Kecamatan Ingin Jaya
Aceh Besar
Hj Rita Mayasari
Prohaba.co
| Nenek di Pekanbaru Tewas Diduga Korban Perampokan, Mantan Menantu Diduga Terlibat |
|
|---|
| Rotasi Besar Parkside Hotel Group, Noersyam Akhmad Pimpin Portola Grand Arabia Banda Aceh |
|
|---|
| Menyikapi Viralnya Sejumlah Kasus Penganiayaan, Mehran Gara Minta Seluruh Daycare Wajib Pasang CCTV |
|
|---|
| UMKM di Aceh Diimbau Segera Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026 |
|
|---|
| Peringatan HUT Ke-821, Ketua DPRK Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Istimewa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Syech-Muharram-Tinjau-Dekranasda-Aceh-Besar.jpg)