Selasa, 5 Mei 2026

Info Bank Aceh

Bank Aceh Nyatakan Kesiapannya Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih

Dukungan itu akan dilakukan Bank Aceh setelah mendapat penunjukan resmi sebagai bank pendukung Program KDMP dari pemerintah

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Misran Asri
FOR PROHABA
RAPAT KONSOLIDASI - Foto bersama dengan Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Wamendagri Bima Arya, Wagub Aceh, Fadhlullah, Kapolda Aceh, Irjen Marzuki Basyah, Sekda Aceh M Nasir, Anggota DPR RI Nazaruddin Dek Gam, dan Dirut Bank Aceh, Fadhil Ilyas serta para pejabat pusat dan daerah lainnya yang hadir dalam Rapat Konsolidasi Satuan Tugas Koperasi Desa Merah Putih (Satgas KDMP) di Kantor Gubernur Aceh, Kamis, 18 September 2025. 

Dukungan itu akan dilakukan Bank Aceh setelah mendapat penunjukan resmi sebagai bank pendukung Program KDMP dari pemerintah

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Bank Aceh menyatakan kesiapannya mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 

Dukungan ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas KDMP pada Kamis, 18 September 2025 di Kantor Gubernur Aceh.

Program KDMP sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk membentuk 80.000 koperasi di desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. 

Tujuannya adalah untuk memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan kemandirian masyarakat desa, dan memperluas akses terhadap modal dan pasar. 

Provinsi Aceh sendiri menargetkan pembentukan 6.497 unit koperasi.

Dalam rakor tersebut, para kepala daerah di Aceh secara bulat mendukung dan berharap Bank Aceh dapat menjadi mitra strategis dalam penguatan koperasi di Provinsi Aceh. 

Mereka juga meminta Menteri Koordinator Bidang Pangan agar Bank Aceh dilibatkan secara aktif dalam program ini.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas menjelaskan bahwa Bank Aceh siap mendukung KDMP melalui: 

Pendanaan, yaitu berupa penyediaan pembiayaan modal kerja untuk koperasi desa, seperti yang dilakukan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan skema cicilan 3-5 tahun. 

Kemudian melakukan Pendampingan, yakni dengan cara membantu koperasi desa dalam pengelolaan keuangan, manajemen, dan pengembangan usaha. 

Selanjutnya Pengawasan melalui monitoring dapat membantu mengawasi penggunaan dana dan kinerja koperasi desa untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Lalu Pengembangan Kapasitas, yaitu kegiatan yang dapat membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di koperasi desa melalui pelatihan dan pendampingan dan terakhir 

Terakhir Kerja Sama, dimana Bank Aceh dalam hal ini dapat membantu menjalin kerja sama antara koperasi desa dengan stakeholder lain, seperti pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan dunia usaha.

Tentunya semua itu akan dilakukan setelah Bank Aceh mendapat penunjukan sebagai salah satu Bank yang mendukung Program KDMP dari Pemerintah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved