Kamis, 18 Juni 2026

Info Bank Aceh

Bank Aceh Tegaskan Komitmen Bangun Perekonomian Aceh

Fokus utama Bank Aceh tetap berada pada penyaluran pembiayaan produktif bagi masyarakat

Tayang:
Editor: Misran Asri
Dok Bank Aceh
RAPAT KERJA - Jajaran Manajemen Bank Aceh berfoto bersama Sekda Aceh M Nasir di sela-sela Rapat Kerja PT Bank Aceh Syariah triwulan III Tahun 2025 di Hotel Ayani, Peunayong, Banda Aceh, Senin (15/9/2025). 

Fokus utama Bank Aceh tetap berada pada penyaluran pembiayaan produktif bagi masyarakat

Laporan Agus Ramadhan | Banda Aceh

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Bank Aceh menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan perekonomian daerah melalui fokus penyaluran pembiayaan produktif.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menjelaskan bahwa penempatan dana pada surat berharga menjadi salah satu strategi penting dalam pengelolaan likuiditas dan investasi. 

Strategi ini, menurutnya, lazim dilakukan oleh perbankan untuk menjaga stabilitas fiskal dan moneter pemerintah.

Meski demikian, Fadhil menegaskan bahwa fokus utama Bank Aceh tetap berada pada penyaluran pembiayaan produktif bagi masyarakat.

“Penyaluran pembiayaan tetap menjadi fokus utama kami dalam rangka membangun struktur ekonomi Aceh yang kuat sekaligus menjalankan fungsi intermediasi,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Seluruh aktivitas tersebut, tambahnya, dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa melanggar prinsip syariah. 

Fadhil menjelaskan, kegiatan pengelolaan likuiditas dan penempatan tersebut juga dapat dilihat dari Annual Report yang setiap tahun dikeluarkan oleh Bank Aceh sebagai laporan kinerja tahunan setiap tahunnya.

Baca juga: Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan UMKM, Bank Aceh Salurkan Pembiayaan ke Komida Syariah

Baca juga: Bank Aceh Kembali Jadi Penyalur Bantuan Pusat untuk Masyarakat, Kali Ini BSPS

Seperti; Pertama, Penempatan pada Bank Indonesia, terdiri dari pemenuhan kewajiban Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah, penempatan dalam bentuk investasi jangka pendek berupa Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (Fasbis) dengan tenor 1 hari dan Sukuk Bank Indonesia tenor 7 hari - 1 Tahun dengan total penempatan sebesar Rp 2.65 Triliun.

Kedua, Surat Berharga Syariah Negara (SBNS) Rp 2.91 Trilun merupakan bentuk kegiatan investasi Bank Aceh untuk optimalisasi pendapatan dan pemenuhan kewajiban Giro Penyangga Likuiditas Makroprudential (PLM) dalam bentuk surat berharga dengan persentase tertentu dari rata-rata Dana Pihak Ketiga yang dihimpun.

Dan, ketiga, penempatan ke BPD syariah sebesar Rp 1,1 Triliun merupakan penempatan intra hari dengan tenor 1-14 Hari. 

Penempatan dalam bentuk Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (SIMA) adalah kegiatan investasi bank dalam jangka pendek dan merupakan salah satu hubungan kerja sama kemitraan dalam pengelolaan likuiditas bank dalam jangka pendek untuk memenuhi operasional rupiah bank.

Fadhil Ilyas menjelaskan, kegiatan penempatan dana tersebut mayoritas bersumber dari dana jangka pendek sehingga dialokasikan kembali melalui instrumen investasi jangka pendek.

Seluruh mekanisme pengelolaan likuiditas Bank Aceh tunduk pada regulasi Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: Sekda M Nasir Buka Rapat Kerja Triwulan III Bank Aceh 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved