Senin, 18 Mei 2026

Bom Meledak di Aceh Besar

Bom Peninggalan Belanda Meledak di Aceh Besar, Gegana Turun Tangan

Bom peninggalan masa penjajahan Belanda meledak di Gampong Batee Lhee, Kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar, pada Minggu (28/9/2025) malam.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Jamaluddin
DOK GEGANA SATBRIMOB POLDA ACEH
LAKUKAN PENYISIRAN - Tim Unit Jibom Gegana Satbrimob Polda Aceh melakukan penyisiran pada lokasi ledakan bom peninggalan masa penjajahan Belanda meledak di Gampong Batee Lhee, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Senin (29/9/2025). 

Dansat Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara SIK MHan, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati jika menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak.

PROHABA.CO, KOTA JANTHO - Bom peninggalan masa penjajahan Belanda meledak di Gampong Batee Lhee, Kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, pada Minggu (28/9/2025) sekitar pukul 19.50 WIB.

Ledakan terjadi di area kebun milik warga setempat hingga menimbulkan dentuman keras yang terdengar dengan radius 1 kilometer. 

Serpihan ledakan bom bahkan sempat mengenai atap salah satu rumah yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian. 

Beberapa saat setelah kejadian, di titik ledakan bom itu masih mengeluarkan api.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara SIK MHan, usai menerima laporan dari Polres Aceh Besar, langsung memerintahkan Danden Gegana Satbrimob Polda Aceh, Kompol Akmal SE MM, untuk menurunkan unit jibom yang dipimpin Joko Harsono SH, guna melakukan penyisiran dan memastikan sumber ledakan.

“Hasil penyelidikan sementara, lokasi tersebut diduga merupakan bekas gudang amunisi peninggalan Belanda (sisa perang kemerdekaan) yang terkubur sejak masa perang. 

Ledakan diduga dipicu oleh pembakaran sampah di sekitar lokasi,” ungkap Kompol Akmal.

Beruntung, dalam insiden itu tidak ada korban jiwa. 

Namun, akibat ledakan tersebut, ditemukan indikasi masih ada bahan peledak lain yang tertanam dan belum meledak.

Polres Aceh Besar yang dipimpin Kabag Ops, Kompol Zaflaini SSos, bersama Tim Gegana sudah melakukan langkah-langkah pengamanan di lokasi kejadian.

Langkah itu, antara lain, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi ledakan, mengumpulkan bahan keterangan (baket), dan melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan.

Dansat Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara SIK MHan, mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati jika menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak.

“Segera laporkan kepada aparat keamanan terdekat, jangan menyentuh atau memindahkan benda yang mencurigakan. 

Hal ini untuk mencegah terjadinya ledakan yang dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya. (*)

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved