Senin, 27 April 2026

Berita Subulussalam

Dua Truk Terjun ke Jurang di Tanjakan Kedabuhan Subulussalam, Sopir dan Kernet Alami Luka 

Dua unit truk barang kembali terjun ke jurang di kawasan Gunung Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh.

Editor: Muliadi Gani
for serambinews.com/kolase
TRUK MASUK JURANG – Dua unit truk barang jatuh di titik yang sama di tanjakan Gunung Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh. Inisiden terjadi pada Minggu pagi (19/10/2025) dan Senin (20/10/2025) pagi. dalam peristiwa itu sopir dan kernet mengalami luka serius. 

PROHABA.CO, BANDA ACEH –  Kecelakaan kembali terjadi di Subulussalam. Dua unit truk barang kembali terjun ke jurang di kawasan Gunung Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh. 

Kedua insiden terjadi di titik yang sama, masing-masing pada Minggu (19/10/2025) dan Senin (20/10/2025).

Truk kedua yang terjatuh pada Senin pagi bahkan menimpa truk yang lebih dulu jatuh sehari sebelumnya.

Kedua kecelakaan tunggal tersebut diduga disebabkan patahnya as kendaraan saat menanjak di ruas jalan bergelombang.

Akibatnya, para sopir dan kernet dari kedua mobil tersebut mengalami luka serius.

“3/4 dari tanjakan Kedabuhan itu ada gundukan atau gelembungan aspal yang sudah lama belum diperbaiki.

Kedua kendaraan juga mengalami kerusakan parah, dengan sebagian besar muatan sembako dan batu bata hancur berhamburan.

Wakil Ketua Presidium Persaudaraan Barat Selatan Aceh (PBSA), Fadhli Ali, menyoroti kondisi jalan di tanjakan Kedabuhan yang dinilainya sudah lama membahayakan pengendara.

"Sebagian besar tanjakan dipenuhi gundukan aspal yang tidak diperbaiki selama berbulan-bulan.

Di situlah truk-truk sering patah as dan akhirnya terjun ke jurang," kata Fadhli, Selasa (21/10/2025), dikutip dari Serambinews.com.

Fadhli menyebut, ia hampir setiap hari menerima keluhan dari sopir-sopir di wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) terkait kondisi jalan bergelombang di tanjakan Kedabuhan tersebut.

Baca juga: Truk CPO Jatuh ke Jurang Gunung Paro Aceh Besar, Satu Orang Meninggal

Baca juga: Mahasiswa Curi 6 Mayam Emas Calon Tunangan di Pidie, Uang Habis untuk Judol

Menurutnya, kondisi jalan seperti itu sudah berlangsung selama berbulan-bulan dan sudah memakan banyak korban, terutama sopir truk.

Ia meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh segera bertanggung jawab.

“Apakah harus menunggu lebih banyak korban kendaraan dan jiwa manusia baru diperbaiki?” tegasnya.

Ia khawatir, jika jalan tidak kunjung diperbaki maka akan banyak lagi korban yang berjatuhan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved