Kamis, 23 April 2026

Longsor Gunung Salak

Longsor yang Menutupi Kawasan Gunung Salak Mulai Dibersihkan

Sejak bencana terjadi, jalur ini mengalami sejumlah longsoran besar yang menutup akses sepenuhnya dan menghambat mobilitas masyarakat

Editor: Misran Asri
Pos Komando Tanggap Darurat Bencana/HO
PEMBERSIHAN LONGSOR GUNUNG SALAK - Alat berat berupaya membersihkan material longsor di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara usai dilanda longsor sejak Rabu (26/11/2025). Gambar direkam Senin (1/12/2025). 

Sejak bencana terjadi, jalur ini mengalami sejumlah longsoran besar yang menutup akses sepenuhnya dan menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Empat titik longsor di ruas Jalan Kertas Kraft Aceh (KKA) menuju Bener Meriah persisnya di kawasan Gunung Salak mulai dibersihkan oleh tim gabungan. 

Pembersihan tanah longsor yang menutupi jalan sudah sampai mencapai kilometer 31. 

"Untuk ruas Jalan KKA hari ini tim kami melaporkan 4 titik longsor dibersihkan sudah sampai kilometer 31," kata Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, Senin (/12/2025).

Jalan di Kilometer 31 sudah dapat dilalui, namun ada badan jalan yang mengecil, sehingga harus dipakai batang kayu di pinggirnya. 

Tim PUPR bersama masyarakat sedang mencari batang kayu untuk dipancang di pinggir jalan agar bisa ditimbun dan diharapkan badan jalan bisa dilalui kendaraan besar. 

Proses pembersihan menggunakan tiga alat berat. 

Dinas PUPR akan mendatangkan satu loader agar pekerjaan lebih efisien. 

Baca juga: Presiden Prabowo Tinjau Korban Banjir Aceh Tenggara, Pastikan Bantuan Cepat dan Tepat Sasaran

Baca juga: Korban Banjir Bandang Aceh Timur Mencapai 30 Orang, Ribuan Mengungsi dan Tiga Kecamatan Terisolir

Gunung Salak merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah

Sejak bencana terjadi, jalur ini mengalami sejumlah longsoran besar yang menutup akses sepenuhnya dan menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Saat ini, Tim PUPR Bener Meriah bersama Tim PUPR Aceh terus melakukan pengerjaan tanpa henti, siang dan malam, untuk membuka seluruh titik longsor yang tersisa. 

Upaya percepatan ini menjadi prioritas pemerintah daerah guna memastikan konektivitas Aceh Utara–Bener Meriah.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim di lapangan yang terus berjuang untuk membantu masyarakat terdampak banjir. 

Pemerintah Aceh berkomitmen melakukan percepatan pembukaan jalur demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” kata Kepala Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, M. Nasir yang juga Sekretaris Daerah Aceh.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved